(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Jiang Yu-hwa dalam rapat Yuan Eksekutif pada hari Kamis tanggal 4 September menyerukan para pengusaha agar dapat menaikkan upah pekerja, terkait dengan program kenaikkan gaji standar minimum yang akan diberlakukan pada bulan Juli tahun depan. Dalam waktu yang bersamaan, Kementrian Tenaga Kerja, Komisi Pengawasan Finansial atau FSC dan Kementrian Perekonomian, melalui berbagai perangkat program stimulasi diluncurkan guna memberikan pengaruh kepada para pengusaha agar dapat menaikkan gaji para pekerja.
Baik gaji standar minimum pekerja dan upah per jam pekerja, kedua-duanya akan dinaikkan terhitung bulan Juli tahun depan.
Perdana Menteri Jiang Yu-hwa pada hari Kamis tanggal 4 September dalam rapat Yuan Eksekutif mengatakan bahwa pemerintah selain memberikan perhatian kepada para buruh yang berstatus sosial rendah, juga mengharapkan pihak perusahaan dapat saling berbagi keuntungan dengan pekerjanya masing-masing, dengan demikian hubungan baik antara pekerja dan perusahaan juga dapat terjalin. Juru Bicara Yuan Eksekutif, Sun Lih-chyun mengatakan, “Pada akhirnya Perdana Menteri mengatakan bahwa sikap saling berbagi keuntungan antara perusahaan dengan pekerjanya, memiliki pengaruh yang positif terhadap terciptanya hubungan yang harmonis. Selain itu juga dapat menaikkan daya saing dalam bidang perekonomian. Pemerintah selain memperhatikan keadaan para pekerja dengan status sosial yang rendah, juga mengharapkan masing-masing instansi pemerintah dapat memberikan bantuan agar memperlancar pihak perusahaan untuk bisa memberikan kenaikan dalam hal gaji pendapatan para pekerja.”
Menteri Tenaga Kerja, Chen Hsiung-wen, saat memberikan penjelasan kepada pihak media dalam rapat Yuan Eksekutif, mengatakan bahwa pihak Kementrian Tenaga Kerja selain telah berusaha menggelar rapat Komisi Gaji Standar Minimum Pekerja, juga akan mengusahakan pelatihan ketenagakerjaan, dimana hal ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan para pekerja sendiri, sehingga pelatihan ini juga dipercaya dapat turut memberikan pengaruh terhadap program kenaikan gaji standar minimum pekerja yang akan segera dijalankan tersebut. Selain itu Kementrian Tenaga Kerja juga akan mengkolaborasikan proyek pemerintah yang ditenderkan untuk umum, dan akan memasukkan unsur kesejahteraan karyawan yang diberikan oleh perusahaan terkait, ke dalam salah satu kategori penilaian pemilihan pemenang tender proyek pemerintah. Hal ini berarti, perusahaan yang memberikan kenaikan gaji karyawan akan lebih mudah untuk memenangkan proyek pemerintah yang ditenderkan untuk umum.
Chen Hsiung-wen mengatakan, “Instansi pemerintah setiap tahunnya memiliki anggaran belanja yang bernilai puluhan juta dolar Taiwan. Saat pelaksanaan rapat penilaian tender proyek pemerintah, instansi yang bertanggung jawab juga dapat meminta perusahaan yang akan ikut serta dalam perebutan tender untuk mengajukan bukti pemberian kesejahteraan karyawan untuk kurun waktu satu, dua hingga tiga tahun terakhir. Untuk itu dalam rapat penilaian, pihak perusahaan yang ingin ikut bersaing dalam memenangkan tender proyek pemerintah, dapat mengajukan bukti pemberian kesejahteraan karyawan. Cara ini juga merupakan salah satu langkah yang dapat dipergunakan oleh pemerintah untuk memberikan pancingan kepada masing-masing perusahaan untuk ikut menaikkan gaji para pekerjanya.”
Ketua Komisi Pengawasan Finansial atau FSC, Ceng Ming-zong, mengatakan bahwa Bursa Saham Taiwan atau TWSE pada bulan lalu mengumumkan indeks 100 gaji tinggi. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat memancing perusahaan publik yang mendapatkan keuntungan dapat turut membagi keuntungan yang diperolehnya dengan para karyawannya sendiri.