(Taiwan, ROC) --- Taifun Yagi, setelah menyebabkan kerusakan di Hainan dan Guangdong, Tiongkok, bergerak menuju Vietnam dan dikategorikan sebagai taifun terkuat dalam 30 tahun terakhir oleh otoritas Vietnam.
Setelah akhir pekan yang dilanda angin kencang dan hujan lebat, taifun ini diketahui telah menewaskan 14 orang, melukai hampir 200 orang, dan menyebabkan lebih dari 300.000 rumah mengalami pemadaman listrik.
Transportasi di ibu kota Hanoi telah lumpuh sejak Jumat. Penduduk setempat mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat taifun sekuat ini selama bertahun-tahun.
Taifun Yagi, dikategorikan sebagai taifun terkuat dalam 30 tahun terakhir oleh otoritas Vietnam. 圖/YAHOOTAIWAN
Melansir media lokal Vietnam, VnExpress dan Tuoi Tre, Kementerian Pertahanan Vietnam melaporkan bahwa hingga Minggu (8/9) siang, taifun Yagi telah merenggut 14 korban jiwa.
Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh memimpin pertemuan dan menyebutkan bahwa Taifun Yagi telah menyebabkan kerusakan serius di Vietnam.
Di antara kerusakan tersebut, tanah longsor menimpa keluarga petani beranggotakan lima orang di Provinsi Hoa Binh, mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan satu orang dilarikan ke rumah sakit.
Total ada sekitar 186 orang diberitakan terluka akibat taifun tersebut. Selain itu, 3.279 rumah rusak, 401 tiang listrik tumbang, 25 kapal tenggelam, 5.027 hektar kebun buah dan 121.500 hektar lahan pertanian rusak akibat hujan lebat dan angin kencang. Lebih dari 3 juta penduduk juga mengalami pemadaman listrik.

Setelah akhir pekan yang dilanda angin kencang dan hujan lebat, taifun ini diketahui telah menewaskan 14 orang, melukai hampir 200 orang. 圖/中央社
Otoritas National Centre for Hydro-Meteorological Forecasting menunjukkan bahwa taifun Yagi mendarat di antara Haiphong dan Provinsi Quang Ninh, dengan kecepatan angin lebih dari 149 kilometer per jam.
Salah seorang pejabat klimatologi Vietnam, Mai Van Khiem, mengatakan bahwa Yagi adalah taifun terkuat dalam 30 tahun terakhir. Pada masa lalu, sangat jarang taifun langsung berdampak pada Vietnam, dan tidak ada taifun kuat yang sebanding dengan Yagi.
Tran Thi Hoa, seorang penduduk Haiphong berusia 48 tahun, mengatakan kepada media, "Saya belum pernah melihat taifun sekuat ini selama bertahun-tahun."