(Taiwan, ROC) Baru-baru ini Masyarakat muda Negeri Tirai Bambu (RRT) mulai mengandrungi merawat batu sebagai “piaraan”, ada yang menempelkan mata, memakaikan busana bahkan ada yang memberi nama dan merayakan hari jadinya. Berkaitan dengan hal ini ada psikiater yang beranggapan, batu menjadi piaraan tengah digandrungi, hal ini mencerminkan kondisi generasi muda yang kesepian.
Media online HK01 memberitakan, jenis batu piaraan ini digandrungi oleh kelompok muda yang berusia sekitar 20an tahun, mereka menghiasi batu piaraan mereka dengan mata, membuatkan baju dan sarang kecil. Ada yang memberitahu kepada media, meskipun pertama kali saat mendengar ada yang piara batu, ia beranggapan sangat janggal, tetapi akhirnya dia penasaran lalu mencoba dan sepertinya bisa memahami apa yang dirasakan.
Salah seorang pemilik batu yang akrab dipanggil “Ye Zi”, memiliki beberapa batu dan menyediakan beberapa perlengkapan kecil untuk batunya, membuat batunya semakin mirip binatang piaraan, batu piaraannya diberi nama sesuai dengan warna batunya, dan membuatkan kartu identitas untuk batunya.
Berkaitan dengan batu piaraan yang lagi viral, dokter spesialis kejiwaan dari Pusat Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Universitas Zhejiang, Yin Xiao-wen(尹肖雯) mengatakan, sebagian besar yang memelihara batu adalah generasi muda, ini dikarenakan generasi muda saat ini kesepian, mereka sangat mendambakan persahabatan, ingin diterima dan ditolerir, sehingga binatang piaraan menjadi teman bagi generasi muda untuk mendapatkan “kenyamanan” dari kejiwaan mereka.

Selain itu, masih ada yang lain yang dapat dijadikan sebagai mainan, buah mangga yang telah dimakan, bijinya dapat diolah menjadi mainan baru, dikarenakan memiliki bulu halus, dapat dibersihkan dan dikeringkan, maka akan menyerupai bulu anjing atau kucing kecil.
Baru-baru ini, generasi muda di RRT merasa lebih baik memelihara benda mati daripada binatang hidup, maka ada yang memelihara batu atau “biji mangga”, cukup dihiasi atau menyisir bulu halus, tanpa biaya mahal atau tanggung jawab besar, benda-benda ini juga bisa dijadikan sebagai teman.