History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Partai TPP Usung Kegiatan Solidaritas Dukung Ko Wen-je, Gelombang Pertama Berlangsung Damai

  • 09 September, 2024
  • 尤繼富
Partai TPP Usung Kegiatan Solidaritas Dukung Ko Wen-je, Gelombang Pertama Berlangsung Damai
Partai TPP Usung Kegiatan Solidaritas Dukung Ko Wen-je, Gelombang Pertama Berlangsung Damai 圖/聯合報

(Taiwan, ROC) --- Ketua Partai Rakyat Taiwan (TPP), Ko Wen-je (柯文哲), ditahan dan dilarang menerima besukan. Sebagai bentuk dukungan, partai TPP pada Minggu malam (8/9), mengundang masyarakat untuk berkumpul di depan gedung Legislatif Yuan guna mengadakan kegiatan solidaritas.

Kepolisian Kota Taipei mengerahkan 120 personel untuk menjaga keamanan. Selama kegiatan berlangsung, sempat terjadi insiden kecil di mana terdapat penentang Ko Wen-je yang meneriakkan protes. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme para pendukung Ko Wen-je.

Kejaksaan Negeri Taipei tengah menangani kasus pembangunan di bekas lahan Livin Mall. Ko Wen-je yang diduga terlibat dalam kasus tersebut telah ditahan dan dilarang menerima besukan berdasarkan putusan Pengadilan Distrik Taipei pada Kamis pekan kemarin (5/9).

民眾黨聲援柯文哲北市警維安、活動平和散場| 政治| 中央社CNA

民眾黨首場全國開講支持者頭綁布條聲援柯文哲| 政治| 中央社CNA

Partai TPP pada Minggu malam (8/9), mengundang masyarakat untuk berkumpul di depan gedung Legislatif Yuan guna mengadakan kegiatan solidaritas. 圖/CNA

Pada Kamis malam, Ko Wen-je dipindahkan ke Rumah Tahanan Taipei hingga saat ini. Tim Tanggap Darurat TPP memutuskan untuk mengadakan serangkaian ceramah di seluruh Taiwan, dengan kegiatan pertama diadakan di Jinan Road, tepat di samping Gedung Yuan Legislatif pada Minggu malam (8/9).

Kegiatan ini bertujuan untuk menentang kediktatoran partai pan hijau, yang dianggap telah menyalahgunakan kekuasaan yudisial.

Untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan di sekitar lokasi acara, Kepolisian Kota Taipei mengerahkan 120 personel untuk menjaga keamanan.

Acara dimulai sekitar pukul 18:30, dan banyak pendukung berkumpul di lokasi. Beberapa orang memegang spanduk bertuliskan "Lawan Intimidasi, Bersatu Demi Keadilan Yudisial". Kegiatan berakhir sekitar pukul 21:00, dan secara keseluruhan acara berlangsung damai.

Komentar

Terbarumore