(Taiwan, ROC) --- Cuaca di Taiwan sedang tidak stabil, hujan diprediksi akan terus mengguyur hingga Jumat mendatang (13/9). Pakar klimatologi, Lin Te-en (林得恩), menjelaskan bahwa Taiwan masih berada dalam pengaruh tekanan udara rendah yang luas, sehingga kelembapan udara meningkat secara signifikan.
Kondisi ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan gangguan tropis. Diperkirakan satu hingga dua gangguan tropis, atau bahkan mungkin taifun, akan terbentuk minggu ini dan berpotensi memengaruhi wilayah Taiwan pada hari Senin dan Selasa besok.
Melalui unggahan di halaman Facebook, Lin Te-en menekankan ketidakstabilan kondisi atmosfer di sekitar Taiwan. Suhu permukaan laut di Laut Tiongkok Selatan hingga perairan timur Filipina, serta di sekitar Kepulauan Ryukyu, berkisar antara 30C hingga 31C. Ditambah lagi dengan kecepatan angin/ vertikal yang relatif rendah, kondisi ini sangat mendukung perkembangan gangguan tropis.
"Berdasarkan evaluasi awal, ada kemungkinan terbentuknya setidaknya satu hingga dua gangguan tropis atau taifun minggu ini," ujar Lin Te-en.
Pada tanggal 9 September dan 10 September, tekanan rendah akan melewati perairan utara Taiwan.
Meskipun curah hujan di wilayah yang dilalui tekanan rendah mungkin tidak signifikan, tetapi Lin Te-en memperingatkan potensi gelombang tinggi dan angin kencang, terutama di wilayah utara, timur laut, dan timur yang berhadapan langsung dengan arah angin.