(Taiwan, ROC) --- Pada Jumat hari ini (6/9), Menteri Lingkungan Hidup, Peng Chi-ming (彭啓明), menghadiri "Penghargaan Lingkungan Perusahaan Nasional ke-6" dan "Upacara Penghargaan Gabungan untuk Personil Teknis dan Penanggung Jawab Perlindungan Lingkungan Teladan 2024".
Dalam sambutannya, Beliau menyoroti dua hal penting dari perusahaan-perusahaan peraih penghargaan tahun ini. Pertama, banyak perusahaan yang telah menetapkan visi menuju emisi nol bersih dengan proporsi yang signifikan, yakni dengan melakukan penghitungan jejak karbon. Kedua, standar penilaian yang semakin ketat membuat penghargaan ini semakin sulit diraih.
Menteri Peng Chi-ming menganugerahkan "Penghargaan Lingkungan Perusahaan Nasional" kepada 66 perusahaan di Taipei, yang terdiri dari 5 pemenang penghargaan emas, 25 pemenang penghargaan perak, 29 pemenang penghargaan perunggu, dan 7 perusahaan yang masuk dalam nominasi.
Selain itu, 3 perusahaan dianugerahi "Penghargaan Perusahaan Pelestarian Lingkungan Terhormat" karena berhasil meraih penghargaan perak atau lebih tinggi selama tiga tahun berturut-turut. Sebelas individu juga mendapatkan penghargaan sebagai "Personil Teknis dan Penanggung Jawab Perlindungan Lingkungan Teladan".
Yang patut diperhatikan adalah kelima perusahaan peraih penghargaan emas tahun ini telah memiliki rencana dan peta yang jelas untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Tiga di antaranya adalah pabrik manufaktur TSMC, sementara dua lainnya adalah Bank Yushan dan First Bank.
Dalam wawancaranya, Menteri Peng Chi-ming menyoroti dua hal penting dari perusahaan-perusahaan peraih penghargaan tahun ini.
"Pertama, karena isu emisi nol bersih semakin mengemuka, banyak perusahaan yang menunjukkan upaya signifikan dalam hal ini, terutama dalam penghitungan jejak karbon. Kedua, tingkat keberhasilan meraih penghargaan tahun ini kurang dari 50%, yang menunjukkan bahwa ini adalah penghargaan nasional yang sangat kompetitif dan selektif. Pada dasarnya, sebagian besar perusahaan mengalami kesulitan dalam menjaga komitmen lingkungan mereka. Standar penilaian untuk penghargaan yang diberikan pemerintah dan swasta semakin ketat, sehingga semakin sulit untuk diraih," terang Menteri Peng Chi-ming.
Menanggapi pertanyaan media tentang kemungkinan penetapan tarif dalam Rapat Komite Peninjauan Biaya Karbon, yang akan dilaksanakan pada Senin mendatang, Menteri Peng Chi-Ming menyatakan bahwa masih ada perbedaan pandangan antara kelompok lingkungan yang menginginkan tarif lebih tinggi dan sektor ekonomi yang menginginkan tarif lebih rendah.
Meskipun demikian, ia berharap perbedaan tersebut dapat segera dipersempit karena diskusi sudah memasuki tahap akhir. Ia optimis bahwa keputusan final dapat diambil dalam satu atau dua pertemuan lagi.