(Taiwan, ROC) --- Mulai tahun 2025 mendatang, tepatnya pada tanggal 1 Januari, upah minimum per bulan di Taiwan akan naik dari NT$27.470 menjadi NT$28.590. Kenaikan ini juga akan memengaruhi besaran iuran asuransi kesehatan (ASKES).
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) memperkirakan ada sekitar 7,71 juta orang yang akan mengalami kenaikan iuran ASKES, dengan rata-rata sebesar NT$21 per bulan. Secara total, kenaikan ini akan menambah pendapatan asuransi kesehatan sekitar NT$5,3 miliar per tahun.
Direktur Jenderal Asuransi Jaminan Sosial yang dinaungi oleh MOHW, Liu Yu-chuan (劉玉娟), menjelaskan bahwa dengan kenaikan upah minimum menjadi NT$28.590, maka kategori upah peserta asuransi kesehatan tingkat 1, yang sebelumnya sebesar NT$27.470 akan ikut naik menjadi NT$28.590. Angka ini bahkan lebih tinggi dari kategori upah tingkat 2 yang saat ini berkisar NT$27.600.

圖/UDN
Oleh karena itu, mulai 1 Januari tahun depan, kategori upah peserta asuransi kesehatan akan mengalami penyesuaian. Kelompok upah tingkat 1 yang sebelumnya terdiri dari 3 kategori akan disederhanakan menjadi hanya 2 kategori.
Setelah penyesuaian, kategori upah tingkat 1 dan tingkat 2 akan meningkat, masing-masing menjadi NT$28.590 dan NT$28.800.
Penyesuaian iuran ASKES ini merupakan konsekuensi dari kenaikan upah minimum. Tidak hanya pekerja yang menerima upah, tetapi juga pihak pemberi kerja dan pemerintah yang akan ikut menanggung kenaikan ini.
Diperkirakan, dalam setahun, pendapatan asuransi kesehatan akan bertambah sekitar NT$5,3 miliar. Rinciannya adalah NT$2 miliar dari peserta asuransi, NT$1,4 miliar dari pemberi kerja, dan NT$1,9 miliar dari pemerintah.
Namun, angka pasti masih menunggu perhitungan lebih lanjut dari Ditjen Asuransi Kesehatan Nasional di bawah naungan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan.