(Taiwan, ROC) -- Sejak undang-udang upah minimum diberlakukan, hari ini (4/9) untuk perdana mengelar rapat komite peninjauan upah minimum, perwakilan dari pihak tenaga kerja beranggapan kenaikan upah seharusnya di atas 4%, dari perwakilan pihak pemberi kerja juga mengatakan, tahun pertama Lai Ching-te (賴清德) menjabat sebagai presiden akan mendukung penyesuaian upah minimum.
Pada kata sambutan sebelum rapat dibuka, Menteri Tenaga Kerja Ho Pei-shan (何佩珊) menyampaikan bahwa ia sangat merasa terhormat dapat bersama dengan anggota komite lainnya menggores sejarah, berharap dengan kebijakan dan pengalaman dari tiap-tiap anggota komite bisa merawat dan menjaga tenaga kerja yang terabaikan, serta menyelesaikan peninjauan pertama ini.
Rapat komite peninjauan upah minimum pertama yang berlangsung hari ini (4/9) diikuti oleh 21 orang perwakilan dari tenaga kerja, pemberi kerja, instansi pemerintah, pakar cendekiawan untuk bersama-sama memutuskan penyesuaian upah minimum untuk tahun depan.
Dari pihak tenaga kerja yang diwakili oleh Ketua Taiwan Confederation of Trade Union, Dai Guo-rong (戴國榮) mengemukakan, rapat ini seharusnya meneruskan kesepakatan dari 4 pihak tenaga kerja, pemberi kerja, pemerintah dan pakar cendekiawan yaitu sepenuhnya mencerminkan Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI), pertumbuhan ekonomi harus berbagi bersama antara tenaga kerja dan pemberi kerja, untuk itu penyesuaian seharusnya menjadi 4,12% ke atas, tetapi target yang diinginkan dari pihak tenaga kerja adalah 4%.
Pihak pemberi kerja yang diwakili oleh Ketua Chinese National Federation of Industries He Yu (何語) juga mengatakan, tahun pertama Lai Ching-te menjabat sebagai presiden akan memberikan dukungannya pada kenaikan upah minimum, tetapi ia juga melihat dari “Indeks Harga Pangsit” dan “Indeks Harga Gandum”, menilik dari standar pendapatan gaji dan indeks harga internasional, maka pendapatan gaji dan konsumsi Taiwan sangat kuat, bahkan tidak kalah dengan Jerman.
Menteri Tenaga Kerja Ho Pei-shan dalam kata sambutan sebelum rapat mengemukakan, tahun ini adalah tahun pertama diberlakukannya undang-undang standar upah minimum, juga adalah pertama kali anggota komite menghadiri rapat dengan posisi ditetapkan kuasa hukum, untuk itu ia sangat merasa terhormat bisa bersama tiap-tiap anggota komite mengores sejarah, berharap dengan kontribusi kebijakan dan pengalaman dari setiap anggota komite dapat bersama-sama memberikan perlindungan yang terabaikan sebelumnya pada tenaga kerja, menyelesaikan peninjauan pertama ini.
Ho Pei-shan menegaskan, setelah hukum upah minimum diundang-undangkan, sehingga ada indikator ketentuan hukum dan menjadi kewajiban, landasan dasar ekonomi Taiwan cukup kuat, indeks inflasi setelah usai masa pandemi yang mengkhawatirkan orang terutama pada tenaga kerja yang terabaikan, dan pengaruh terbesar pada keluarga dengan pendapatan terendah sebanyak 20%, yang menjadi topik pembahasan utama hai ini adalah bagaimana merawat dan menjaga tenaga kerja dengan standar hidup paling rendah yang terabaikan ini