History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Lai Pimpin Upacara Mengenang Jasa Pahlawan, Apresiasi Tentara Yang Membela Pertahanan Nasional

  • 03 September, 2024
  • 尤繼富
Presiden Lai Pimpin Upacara Mengenang Jasa Pahlawan, Apresiasi Tentara Yang Membela Pertahanan Nasional
Presiden Lai Ching-te

(Taiwan, ROC) -- Hari angkatan bersenjata jatuh pada tanggal 3 September, Presiden Lai Ching-te pada hari Selasa ini (3/9) tiba di Martyr Shrine memimpin “upacara mengenang jasa pahlawan Republik Tiongkok yang telah gugur tahun 2024”, turut didampingi Wapres Hsiao Bi-khim, PM Cho Jung-tai serta menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga.

“Upacara mengenang jasa pahlawan Republik Tiongkok yang telah gugur tahun 2024” berlangsung pada hari Selasa ini (3/9) pukul 10:00 pagi di National Revolutionary Martyrs' Shrine. Saat upacara dimulai, lonceng dibunyikan dilanjutkan dengan Presiden Lai Ching-te mempersembahkan karangan bunga, dan membungkuk 3 kali sebagai tanda penghormatan, upacara berjalan dengan penuh khidmat. Usai upacara, Presiden Lai Ching-te berjabat tangan dengan pihak perwakilan keluarga.

Selain itu, dalam postingan laman facebook Presiden Lai Ching-te juga menyampaikan, hari ini adalah hari Angkatan Bersenjata, mengajak warga bersama mengapresiasi saudara-saudari yang bertugas sebagai tentara nasional. Tugas mereka menjaga pertahanan negara, membela kedaulatan negara, demokrasi dan kebebasan adalah harga mati, takkan pernah kendur, perdamaian menjadi satu-satunya pilihan, kemakmuran adalah sasaran jangka panjang.

Presiden Lai menyampaikan, baik itu pertahanan laut, perlindungan zona udara, atau pertahanan negara, tentara nasional berdedikasi pada tugasnya di garis terdepan, menyelesaikan satu demi satu tugas berat. Ini adalah kekuatan terpenting untuk melindungi negara dan melindungi keselamatan nyawa dan harta rakyat.

Presiden Lai mengemukakan, anggaran pertahanan negara secara keseluruhan pada tahun depan akan terus ditingkatkan. Selain terus memperkuat kemampuan tempur asimetris, tentara juga harus mendapat pelatihan, perlengkapan, dan perawatan yang lebih baik, serta menjadi kekuatan baja yang lebih canggih dan modern. Presiden Lai menekankan, agar dunia bisa merasakan kesatuan tentara Taiwan, yang bertekad melindungi negara, juga mengapresiasi setiap anggota keluarga tentara yang selalu memberikan dukungan dan bersikap toleran, sehingga para tentara tidak ragu dalam bertugas membela negara.

Lebih lanjut Presiden Lai Ching-te berterima kasih kepada semua tentara, yang telah memberikan masyarakat rasa tenang, aman dan kehidupan yang stabil serta negara yang aman, “Kalian membuat negara bangga”.

Komentar

Terbarumore