(Taiwan, ROC) --- Artis Taiwan, Ma Kuo-bi (馬國畢), terlilit hutang besar sebanyak NT$50 juta akibat judi pada tahun 2013. Sejak saat itu, ia memulai perjalanan panjang untuk melunasi utangnya.
Ma Kuo-bi mencoba berbagai pekerjaan, mulai dari sopir taksi, membuka toko sarapan, menjadi pembawa acara live streaming jualan online, dan lain-lain.
Pada bulan Juni silam, Ma Kuo-bi mengungkapkan bahwa utangnya masih tersisa sebanyak NT$6 juta dan saat ini masih aktif berakting.
Artis Taiwan, Ma Kuo-bi (馬國畢), terlilit hutang besar sebanyak NT$50 juta akibat judi pada tahun 2013. 圖/YAHOOTAIWAN
Baru-baru ini, warga kembali melihat Ma Kuo-bi bekerja sebagai tukang pindah barang di kawasan Linkou, Kota New Taipei. Warga menduga kalau ini adalah profesi barunya.
Menanggapi hal ini, Ma Kuo-bi memberikan konfirmasi pada Jumat kemarin (30/8), menyampaikan bahwa dirinya memang bekerja sebagai tukang pindah barang. Ia menjelaskan bahwa seorang temannya bekerja di toko furnitur dan menawarkan pekerjaan tersebut kepadanya.
Sejak terlilit hutang besar 10 tahun yang lalu, Ma Kuo-bi terus mencoba berbagai pekerjaan baru, termasuk menjadi sopir taksi, menjalankan toko sarapan, menjadi pembawa acara live streaming jualan online, dan lain sebagainya.
Ragam profesi dia lakukan, semata-mata untuk melunasi utangnya sesegera mungkin. Dalam sebuah acara reality show di televisi yang tayang pada bulan Juni, Ma Kuo-bi juga mengungkapkan bahwa utangnya masih tersisa NT$6 juta, dan sumber pendapatannya sebagian besar berasal dari honor akting.
Ia berharap dapat segera terbebas dari hutang dan memberikan kehidupan yang lebih layak bagi keluarganya.

Baru-baru ini, warga kembali melihat Ma Kuo-bi bekerja sebagai tukang pindah barang di kawasan Linkou, Kota New Taipei. 圖/TVBS
Dilansir dari media TVBS, Ma Kuo-bi menjelaskan bahwa seorang temannya bekerja di toko furnitur dan menawarkan pekerjaan tersebut kepadanya. Ia juga menambahkan bahwa ia memiliki banyak pekerjaan sampingan karena ingin mendapatkan penghasilan tambahan.
Pekerjaan sebagai tukang pindah barang ini, telah ia jalani selama 10 hingga 20 hari, dengan penghasilan rata-rata sekitar NT$3.000 hingga NT$8.000 per hari.
"Akhir-akhir ini banyak pembangunan apartemen di daerah Linkou dan Xinzhuang, sehingga permintaan jasa pindahan juga meningkat. Saya rasa industri ini cukup menjanjikan," ujarnya.
Ma Guobi dengan jujur mengatakan bahwa ia masih terus mencari kesempatan di dunia hiburan, meski peluang semakin sedikit dan bayarannya juga tidak mengalami kenaikan.
Namun, karena telah lama berkecimpung di industri ini, ia tidak bisa begitu saja meninggalkannya. Saat ini, ia masih menerima pekerjaan di dunia hiburan, tetapi juga tetap terbuka untuk mencoba pekerjaan lain.