(Taiwan, ROC) --- Kasus penyuapan terkait izin Koefisien Lantai Bangunan (KLB) di lahan Living Mall (京華城), Kota Taipei, terus bergulir.
Menurut Arsitag.com, Koefisien Lantai Bangunan (KLB) atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal dengan Floor Area Ratio (FAR) merupakan angka persentase perbandingan antara jumlah seluruh luas lantai bangunan yang dapat dibangun dengan luas lahan yang tersedia.
Nilai KLB nantinya akan menentukan berapa luas lantai keseluruhan bangunan yang diperbolehkan untuk dibangun. Bisa dikatakan bahwa KLB adalah batas aman maksimal jumlah lantai bangunan yang diperbolehkan untuk dibangun.
Dalam proses penyelidikan, pihak kejaksaan dan lembaga anti-korupsi menemukan dugaan ada penerimaan suap sebesar NT$45 juta oleh anggota Dewan Kota Taipei, Angela Ying (應曉薇), dari Chairman Core Pasific Group (CPC), Shen Qing-jing (沈慶京).
Akibatnya, keduanya, bersama dengan asisten Angela Ying, Wu Shun-min (吳順民), ditahan dan dilarang untuk dijenguk. Bahkan, kediaman mantan Walikota Taipei, Ko Wen-je (柯文哲), juga digeledah pada Jumat pagi hari ini (30/8).
Chairman Core Pasific Group (CPC), Shen Qing-jing (沈慶京) (Jas abu-abu, baju putih) 圖/UDN
Penahanan Shen Qing-jing diduga kuat karena ia terpergok oleh petugas anti-korupsi hendak "melarikan diri melalui tangga darurat", sehingga muncul dugaan upaya melarikan diri.
Penyelidikan oleh pihak kejaksaan dan lembaga anti-korupsi menemukan adanya aliran dana yang tidak wajar selama beberapa tahun antara rekening bank yang terkait dengan Core Pasific Group dengan dan Angela Ying, dengan total nilai transaksi mencapai lebih dari NT$40 juta.
Selain itu, Angela Ying juga beberapa kali melobi Pemerintah Kota Taipei melalui penyelenggaraan rapat koordinasi dan cara lainnya.
Pada Februari 2010 silam, Core Pasific Group pernah menemui mantan Wakil Wali Kota Taipei, Peng Cheng-sheng (彭振聲). Pertemuan tersebut diduga terjadi melalui bantuan Angela Ying, dengan harapan Pemerintah Kota Taipei dapat melonggarkan aturan Koefiensi Lantai Bangunan untuk lahan Living Mall.

Livin Mall (kiri) sebelumnya adalah salah satu pusat perbelanjaan ternama di Kota Taipei, tetapi pada tahun 2019 bangunan ini menghentikan operasionalnya. Dan kini lahan luas di mana Livin Mall pernah berdiri direncanakan akan dibangun bangunan mewah komersial yang dipimpin oleh perusahaan Core Pasific Group (CPC) 圖/SETNEWS
Pada Kamis malam kemarin (30/8), Pengadilan Distrik Taipei menggelar sidang penahanan. Hasilnya, Angela Ying beserta asistennya, Wu Shun-min, dan Shen Qing-jing, seluruhnya diputuskan untuk ditahan dan dilarang dijenguk karena diduga kuat terlibat dalam kasus korupsi dan penerimaan suap berdasarkan Undang-Undang Anti Korupsi.
Selain itu, Direktur Utama Core Pasific Group, Chen Yu-kun (陳玉坤), dibebaskan dengan jaminan sebesar NT$12 juta, Kepala Staf Kantor Angela Ying, Wang Zun-kan (王尊侃), dibebaskan dengan jaminan sebesar NT$5 juta, dan Asisten Angela Ying, Chen Jia-min (陳佳敏), dibebaskan dengan jaminan sebesar NT$2 juta. Saksi-saksi lainnya diizinkan pulang.

Angela Ying yang adalah anggota dewan kota Taipei diduga berusaha melobi Pemerintah Kota Taipei dengan Core Pasific Group melalui penyelenggaraan rapat koordinasi dan cara lainnya. 圖/UDN
Diketahui bahwa selama persidangan, Shen Qing-jing membantah tuduhan dengan alasan kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk bepergian ke luar negeri.
Namun, pada saat penggeledahan di kediaman Shen Qing-jing oleh petugas anti-korupsi pada Selasa (28/8), ia kedapatan "berada di tangga darurat".
Meskipun ia beralasan hendak pergi ke kantor, tetapi pihak kejaksaan menduga ia berusaha menyembunyikan barang bukti dan mengindikasikan adanya niat untuk melarikan diri.
Atas dasar tersebut, pengadilan kemudian memutuskan untuk menahan dan melarang kunjungan (jenguk) terhadap Shen Qing-jing.