(Taiwan, ROC) --- Meskipun Taifun Shanshan telah mendarat di Kyushu, Jepang, pada Kamis pagi hari ini (29/8), tetapi langkahnya yang lambat dan sulit diprediksi sempat menimbulkan perbedaan analisa dari berbagai otoritas pemantau cuaca.
Model prakiraan cuaca Amerika Serikat (AS) bahkan memprediksi taifun Shanshan akan berbelok mundur ke selatan dan menyapu kawasan Taiwan.
Forum pengamat cuaca online "TyTech Taiwan | WeatherExpress" menilai bahwa kemungkinan taifun Shanshan berbalik arah dan menghantam Taiwan sangatlah rendah.
Sistem Prakiraan Cuaca dari AS (Global Forecast System, GFS) memperkirakan bahwa setelah tertahan di Kyushu selama beberapa hari, taifun Shanshan akan bergerak ke selatan melewati Taiwan, dan akhirnya mendarat di sekitar Fujian dan Guangdong, Tiongkok.
Model prakiraan cuaca Amerika Serikat (AS) bahkan memprediksi taifun Shanshan akan berbelok mundur ke selatan dan menyapu kawasan Taiwan. 圖/YAHOOTAIWAN
Beberapa model Eropa juga menunjukkan prediksi jalur yang serupa dengan model AS.
Namun, forum pengamat cuaca online di Taiwan, "TyTech Taiwan | WeatherExpress" menilai bahwa kemungkinan taifun Shanshan berputar balik ke selatan sangatlah rendah.
Dalam beberapa hari ke depan, taifun Shanshan diperkirakan akan bergerak lambat di langit Jepang Barat dan melemah secara bertahap akibat gesekan dengan wilayah daratan.
Pakar cuaca di Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Lee Meng-hsuan (李孟軒), menyatakan bahwa taifun Shanshan diperkirakan akan bergerak ke utara terlebih dahulu sebelum berbelok ke timur laut, lalu bergerak di sepanjang Pulau Kyushu dan Shikoku menuju sisi timur Jepang.
Taifun ini akan berada di langit Jepang selama lima hari, mulai hari ini hingga 3 September, dan bergerak dengan kecepatan 10 kilometer per jam atau kurang, sehingga akan memberikan dampak yang cukup lama di Jepang.
圖/TYTECH TAIWAN
Menanggapi prediksi model cuaca AS yang memperkirakan taifun Shanshan akan berbelok dan bergerak mundur lalu menyapu kawasan Taiwan, Lee Meng-hsuan, menyampaikan bahwa hal ini disebabkan oleh kecepatan taifun Shanshan yang lambat dan aliran udara yang lemah, sehingga tingkat ketidakpastiannya kian tinggi.
Ditambah lagi dengan waktu keberadaan taifun yang cukup lama di langit Jepang, sehingga intensitasnya diperkirakan akan terus melemah.
Di lain pihak, CWA akan terus memantau jalur dan intensitas dari taifun Shanshan.