History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mahasiswa Universitas Tsing Hua Gelar Kamp Pelatihan di Jakarta Taipei School, Mengajari Mandarin dan Dasar AI

  • 29 August, 2024
  • 鄭蕙玲
Mahasiswa Universitas Tsing Hua Gelar Kamp Pelatihan di Jakarta Taipei School, Mengajari Mandarin dan Dasar AI
Kamp pelatihan dasar kecerdasan buatan (AI) dan pendampingan belajar Mandarin di Jakarta Taipei School (foto: Relawan nternasional Indonesia Universitas National Tsing Hua)

(Taiwan, ROC) Relawan Internasional Indonesia Universitas National Tsing Hua menuju ke Jakarta Taipei School untuk menggelar kamp pelatihan dasar kecerdasan buatan (AI) dan pendampingan belajar Mandarin, kegiatan ini menarik sebanyak 80 pelajar ikut serta. Tim kamp kemarin menggelar acara presentasi hasil kegiatan dan menarik tidak sedikit orang tua ikut menghadiri, para siswa mengatakan banyak manfaat yang mereka peroleh.

12 anggota relawan mahasiswa Unversitas Tsing Hua dari berbagai jurusan, belum lama ini berangkat ke Jakarta Taipei School untuk kegiatan kamp selama 7 hari, bertujuan menyediakan penerapan AI dalam aktivitas belajar mengajar dan program pendampingan membaca Mandarin dalam lingkungan sekolah. Para relawan memberikan edukasi teknologi, penerapan bahasa Mandarin dan program pendampingan membaca yang bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin.

Relawan Liu Yu-xun(劉諭勛) yang mengemban materi pelajaran AI mengatakan, materi Pelajaran AI yang utama adalah mengajari siswa mendesain poster dan surat undangan, program desain Python, dan sistem identifikasi wajah. Liu mengatakan, “tantangan terbesar untuk kamp ini adalah pemograman AI yang serius ditransformasi menjadi materi pelajaran yang menyenangkan, agar bisa menarik perhatian siswa.”

Sambutan dari Kepala Sekolah Jakarta Taipei School Chang Chin-fu(張晉福) mengatakan, kecerdasan buatan AI berkembang dengan pesat, melalui partisipasi dalam kamp pelatihan, siswa mampu mengikuti zaman dan mendapat pengetahuan teknologi terbaru, manfaat sangat berlimpah serta berterima kasih atas upaya keras dari tim relawan.

Melalui belajar menulis chunlian (untaian kata-kata untuk festival musim semi) dan aneka permainan agar siswa bisa belajar budaya Tionghoa. Relawan mengatakan, sejak tahun 2000 Jakarta Taipei School mulai menerima siswa lokal Indonesia, di satu sisi memperluas pengaruhnya, di sisi lain menghadapi permasalahan siswa belajar Mandarin, relawan berharap dengan materi yang menyenangkan dibagikan kepada siswa, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa lokal berbahasa Mandarin.

Komentar

Terbarumore