History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Demi Konten? Pakai Kostum Hantu untuk Nge-prank Warga di Tengah Malam Hari, Youtuber Ini Langsung Ditangkap dan Dibekuk Polisi

  • 29 August, 2024
  • 尤繼富
Demi Konten? Pakai Kostum Hantu untuk Nge-prank Warga di Tengah Malam Hari, Youtuber Ini Langsung Ditangkap dan Dibekuk Polisi
Demi Konten? Pakai Kostum Hantu untuk Nge-prank Warga di Tengah Malam Hari, Youtuber Ini Langsung Ditangkap dan Dibekuk Polisi 圖/YAHOO 台灣

(Taiwan, ROC) --- Seorang online streamer di Yuanlin, Changhua melakukan siaran LIVE di seberang Kuil Guangning, pada dini hari pekan lalu.

Dalam LIVE tersebut, ia memakai kostum menyerupai hantu untuk menakut-nakuti orang. Ia mengenakan pakaian putih, rambut acak-acakan, dan lidah panjang palsu di wajahnya, yang terlihat sangat mencolok di jalanan yang gelap, untuk kemudian menakuti banyak pengguna jalan.

Beberapa warga yang lewat sangat marah, hingga melaporkannya ke pihak kepolisian. Meski sempat melarikan diri, tetapi streamer dan rekannya yang merekam video tersebut akhirnya ditangkap oleh polisi dan diserahkan ke pengadilan karena melanggar Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial.

Salah seorang Warganet mengunggah postingan di laman fanpage 爆料公社二社(baca: bàoliào gōngshè èr shè) memprotes aksi salah seorang pihak yang dianggapnya sangat tidak bertanggung jawab.

白衣、長髮、吐紅舌直播主扮鬼嚇人!進了警局| 太報| LINE TODAY

Sang online streamer mengenakan pakaian putih, rambut acak-acakan, dan lidah panjang palsu di wajahnya, yang terlihat sangat mencolok di jalanan yang gelap, untuk kemudian menakuti banyak pengguna jalan. 圖/LINETODAY

"Sungguh tidak bermoral, melakukan siaran LIVE dengan berpakaian seperti hantu untuk menakut-nakuti orang di bulan hantu, apalagi dilakukan pada pukul dua atau tiga pagi, dan masih bisa tertawa dan bercanda. Dia (mengacu pada streamer) pernah menjadi berita karena menghancurkan kue di bak mandi hotel, dan kali ini dia dilaporkan ke polisi. Jangan sampai ada orang tua yang meninggal karena ditakut-takuti oleh mereka, mereka tidak akan mampu menanggung tanggung jawabnya," tulis sang Warganet.

"Hanya demi konten dan viewer, sungguh tidak bermoral," tambah netizen lainnya.

Faktanya, beberapa pengguna jalan yang benar-benar ketakutan, langsung melaporkan hal tersebut ke polisi. Streamer dan hantu jadi-jadian tersebut langsung ketakutan dan segera mematikan peralatan LIVE dan melepaskan kostum mereka, lalu melarikan diri.

Namun, petugas dari Kantor Polisi Yuanlin langsung tiba di dekat persimpangan Jalan Zhongzheng dan Jalan Minsheng. Mereka berpatroli di daerah tersebut dan akhirnya menemukan keduanya.

Keduanya kemudian diproses sesuai dengan Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial.

Komentar

Terbarumore