History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PMA Tergiur Kerja Sampingan di Hari Libur? Aparat: PMA dan Pihak yang Memperkenalkan akan Didenda hingga Ratusan Ribu NT$. Ini Ganjarannya!

  • 29 August, 2024
  • 尤繼富
PMA Tergiur Kerja Sampingan di Hari Libur? Aparat: PMA dan Pihak yang Memperkenalkan akan Didenda hingga Ratusan Ribu NT$. Ini Ganjarannya!
PMA Tergiur Kerja Sampingan di Hari Libur? Aparat: PMA dan Pihak yang Memperkenalkan akan Didenda hingga Ratusan Ribu NT$. Ini Ganjarannya! 圖/LINE TODAY

(Taiwan, ROC) --- Seorang pekerja imigran asal Vietnam bernama Ahuan (nama samaran) memperkenalkan kerabat dan teman-temannya untuk bekerja paruh waktu di pabrik tempatnya bekerja selama hari libur.

Tim Khusus Kabupaten Hsinchu yang dinaungi oleh Ditjen Imigrasi Nasional menerima informasi, dan segera melakukan inspeksi.

Petugas menemukan Ahuan dan enam PMA lainnya yang sedang bekerja. Enam PMA tersebut adalah pekerja yang tengah kerja sambilan di pabrik di mana Ahuan bekerja.

Kasus ini telah dilimpahkan ke Pemerintah Kabupaten Hsinchu, dan diproses sesuai dengan Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan. Denda maksimum yang dapat dikenakan adalah NT$500.000!

Tim Khusus Kabupaten Hsinchu menerima informasi bahwa beberapa pekerja asing sering pergi bekerja pada hari libur di sebuah pabrik yang terletak di tengah sawah di kawasan Baidi, Kota Zhubei.

Tim tersebut kemudian mengirim petugas untuk melakukan inspeksi dan menemukan enam pekerja imigran asal Vietnam sedang melukis botol anggur.

Setelah diselidiki, keenam pekerja imigran tersebut merupakan pekerja legal di sebuah perusahaan teknologi di Zhubei. Mereka ingin mendapatkan penghasilan tambahan, sehingga memanfaatkan waktu libur mereka untuk bekerja paruh waktu di pabrik tersebut melalui perantara Ahuan.

Menjadi perantara bagi orang lain dan mempekerjakan pekerja imigran legal selama hari libur merupakan tindakan ilegal.

快新聞/移工仲介同鄉假日打工被抓包! 最重可罰「這金額」

Tim tersebut kemudian mengirim petugas untuk melakukan inspeksi dan menemukan enam pekerja imigran asal Vietnam sedang melukis botol anggur. 圖/民視新聞

Aparat berwenang dari Tim Khusus Kabupaten Hsinchu mengatakan bahwa banyak PMA datang ke Taiwan untuk bekerja dengan harapan bisa mendapatkan lebih banyak uang.

Namun, menurut Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan, pekerja imigran hanya dapat bekerja di lokasi yang disetujui oleh Kementerian Ketenagakerjaan (MOL), yang mana akan sesuai dengan izin perekrutan yang ada. Di luar itu, melakukan pekerjaan sambilan merupakan tindakan ilegal!

Pekerja imigran yang melanggar tidak hanya akan dikenakan denda, tetapi juga dapat dicabut izin kerjanya oleh MOL dan dideportasi. Ia mengingatkan para PMA untuk tidak melanggar hukum.

Selain itu, Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan menetapkan bahwa menjadi perantara pekerjaan sambilan (part time) bagi warga asing dapat dikenakan denda sebesar NT$100.000 hingga NT$500.000.

Mereka yang melakukannya untuk mendapatkan keuntungan ilegal dapat dihukum kurungan penjara hingga 3 tahun, dan denda hingga NT$1,2 juta.

Merekrut atau menampung orang asing secara tidak wajar, juga dapat dikenakan denda maksimum sebesar NT$750.000.

Komentar

Terbarumore