(Taiwan, ROC) --- Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan (鄭文燦), yang tersandung kasus korupsi, resmi didakwa oleh Kejaksaan Distrik Taoyuan berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi pada Senin kemarin (26/8).
Pengadilan Distrik Taoyuan menggelar sidang peninjauan penahanan pada Selasa malam hingga Rabu dini hari memutuskan untuk mengabulkan permohonan pembebasan bersyarat Cheng Wen-tsan dengan jaminan sebesar NT$ 28 juta. Selain itu, ia juga dikenai wajib lapor dan pencekalan ke luar negeri selama 8 bulan.
Kasus dugaan korupsi Cheng Wen-tsan terkait dengan pengembangan lahan di Taman Sains dan Teknologi Hwa Ya. Sebelumnya, Cheng Wen-tsan telah dua kali mendapatkan jaminan, tetapi pada tanggal 11 Juli lalu, pengadilan memutuskan untuk menahannya. Dengan demikian, Cheng Wen-tsan telah ditahan selama 47 hari hingga kemarin.

Mantan Wali Kota Taoyuan, Cheng Wen-tsan (鄭文燦) (masker putih) terlihat lebih kurus saat keluar dari Pengadilan Distrik Taoyuan pada Rabu dini hari 圖/CNA
Kejaksaan Distrik Taoyuan telah menyelesaikan penyelidikan dan mendakwa 11 orang, termasuk Cheng Wen-tsan, dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Cheng Wen-tsan menyangkal semua tuduhan, termasuk jumlah suap yang mencapai NT$ 5 juta. Di pihak lain, kejaksaan menuntut hukuman penjara selama 12 tahun.
Setelah kasus ini resmi didakwa, berkas segera dilimpahkan ke Pengadilan Distrik Taoyuan. Dari 11 tersangka, 5 di antaranya, termasuk Cheng Wen-tsan, masih dalam status tahanan. Sidang peninjauan penahanan digelar pada Selasa malam pukul 21.30 dan Rabu dini hari sekitar pukul 01.30. Akhirnya, pengadilan memutuskan untuk mengabulkan permohonan pembebasan bersyarat Cheng Wen-tsan dengan jaminan sebesar NT$ 28 juta.
Cheng Wen-tsan saat menghadiri persidangan pada bulan Juli kemarin terkait kasus korupsi yang menjeratnya. 圖/UDN
Tim kuasa hukum Cheng Wen-tsan kemudian membawa uang tunai ke Pengadilan Distrik Taoyuan sekitar pukul 02.41 dini hari. Setelah proses penghitungan uang yang cukup lama, Cheng Wen-tsan akhirnya keluar dari pengadilan sekitar pukul 05.00 pagi dengan raut wajah kelelahan dan tidak memberikan komentar apa pun kepada awak media.