(Taiwan, ROC) -- Upacara peringatan Krisis Selat Taiwan Kedua untuk ke-60 tahun, dipimpin oleh menteri pertahanan Yen Teh-fa pada masa tersebut, tahun berikutnya peringatan ke-61 tahun, pada masa itu Presiden Tsai Ing-wen pertama menghadiri upacara di Kinmen; kini pada masa jabatan tahun pertama, Presiden Lai Ching-te menuju ke Kinmen untuk memimpin upacara “Peringatan Krisis Selat Taiwan Kedua ke-66 tahun”. Partai Demokrat Progresif membuat “Krisis Selat Taiwan Kedua” dari diabaikan menjadi “dihormati”, Penasihat Senior Riset Kebijakan Negara, Direktur Pusat Penelitian Pembangunan Nasional dan Regional di Universitas Kainan, Chen Wen-chia(陳文甲) merespons, perubahan ini memiliki makna simbolis dan substantif yang luas.
Chen Wen-chia(陳文甲) mengatakan, Krisis Selat Taiwan Kedua mewakili sejarah kejayaan militer Taiwan. Kunjungan pribadi Presiden Lai Ching-te ke garda terdepan untuk memimpin acara tersebut yang bertujuan membantu mengkonsolidasikan dukungan militer terhadap pemerintahan Lai Ching-te dan semakin memperkuat hubungan militer- masyarakat sipil.
Lebih lanjut Chen Wen-chia menambahkan, Kinmen memiliki tata letak geografis yang signifikan. Kinmen terletak di pantai tenggara Daratan Tiongkok, hanya beberapa kilometer dari Xiamen. Sebagai garis pertahanan pertama antara Taiwan dan RRT, Kinmen berfungsi sebagai penghadang alami. Pengawasan pelayaran di Selat Taiwan melalui wilayah Kinmen, berperan penting dalam pertahanan maritim Taiwan dan persediaan materi yang strategis.
Chen Wen-chia menekankan, Kinmen sebagai garda terdepan, tidak hanya menjadi kunci pertahanan Taiwan di sektor pertahanan keamanan, tetapi juga di sisi politik dan pencitraan, yang menunjukkan tekad dan kemampuan Taiwan menghadapi tekanan militer dari RRT.