(Taiwan, ROC) – Asosiasi Umum Pramuka Republik Tiongkok (Taiwan) berhasil mendapatkan hak sebagai tuan rumah World Scout Moot 2029 dalam pertemuan pimpinan pramuka dunia yang digelar di Mesir. Ini merupakan kali pertama dalam sekitar 25 tahun Taiwan kembali memperoleh hak untuk menyelenggarakan acara pramuka dunia.
Asosiasi Umum Pramuka Republik Tiongkok (Taiwan) pada hari ini (22/8) menyatakan bahwa pada tanggal 21 Agustus waktu setempat, pertemuan pimpinan pramuka dunia di Kairo dihadiri oleh 176 negara dan sekitar 2000 pemimpin pramuka. Dalam sesi pemilihan, Asosiasi Umum Pramuka Republik Tiongkok (Taiwan) memperkenalkan kekayaan sumber daya alam Taiwan, kekuatan teknologi, dan keragaman budayanya, yang mendapat tepuk tangan meriah dari para peserta. Akhirnya, Taiwan pun berhasil memperoleh hak untuk menjadi tuan rumah World Scout Moot 2029 dengan perolehan suara mencapai 90%.
Asosiasi Umum Pramuka Republik Tiongkok (Taiwan) menyampaikan bahwa Taiwan pernah menjadi tuan rumah World Scout Moot 2004. Acara ini terutama mengundang pramuka yang berusia 17 hingga 26 tahun dari kalangan mahasiswa untuk datang ke Taiwan. Menurut rencana asosiasi, lokasi acara pada tahun 2029 diperkirakan akan digelar di Peternakan Tsou Ma Lai Tainan, tempat yang juga digunakan untuk Jambore Nasional Pramuka yang baru saja selesai digelar pada tahun ini.
Berdasarkan proposal dari Asosiasi, World Scout Moot 2029 direncanakan akan mengusung tema “Bare Necessities / Kebutuhan Dasar” yang menggabungkan konsep pembangunan berkelanjutan dari SDGs (Suistainable Development Goals”. Logo acara akan menggunakan simbol tidak terbatas, yang melambangkan potensi tidak terbatas pramuka dan keberlanjutan hijau yang hidup berdampingan. Desain logo yang berwarna biru dan hijau mencerminkan elemen pegunungan dan laut, serta menyertakan simbol huruf “V” yang menggambarkan Beruang Hitam Taiwan, yang menonjolkan perhatian Taiwan terhadap konservasi ekologi.
Konferensi Pimpinan Pramuka Dunia, Jambore Pramuka Dunia, dan World Scout Moot adalah tiga acara besar dalam gerakan pramuka dunia. Pada pertemuan yang digelar di Kairo pada tahun ini, juga diputuskan bahwa Inggris akan menjadi tuan rumah Konferensi Pimpinan Pramuka Dunia 2027, sementara Denmark akan menjadi tuan rumah Jambore Pramuka Dunia 2031.