(Taiwan, ROC) --- Taifun Jongdari terbentuk pada Senin dini hari (19/8), dan saat ini sedang bergerak ke arah utara hingga timur laut.
Meskipun tidak berdampak langsung ke Taiwan, tetapi taifun ini membawa kelembapan yang melimpah ke wilayah tengah dan selatan Taiwan.
Kaohsiung Xiaogang dan Linyuan akan merasakan dampaknya yang sangat signifikan. Tidak menutup kemungkinan, jika kawasan tengah dan selatan Taiwan harus mewaspadai potensi hujan lebat.
Pembawa acara cuaca EBC News, Rita Wang (王淑麗), mengatakan bahwa mulai Senin hari ini (19/8) hingga besok, selatan Taiwan harus mewaspadai potensi hujan lebat yang disebabkan oleh kelembapan yang dibawa oleh angin barat daya.
Rita Wang, mengatakan bahwa mulai Senin hari ini (19/8) hingga besok, selatan Taiwan harus mewaspadai potensi hujan lebat yang disebabkan oleh kelembapan yang dibawa oleh angin barat daya. 圖/東森新聞
Pada Senin dini hari tadi, Taifun Jongdari, resmi terbentuk. Namun, struktur Jongdari tidak ideal dan perkembangannya sangat terbatas. Setelah bergerak ke utara, intensitasnya kemungkinan akan melemah.
Rita Wang menyebutkan bahwa meskipun taifun Jongdari tidak akan langsung menyapu Taiwan, tetapi taifun ini akan menarik kelembapan yang melimpah dari angin barat daya, yang mengakibatkan hujan mengguyur kawasan selatan Taiwan.
Taifun Jongdari terbentuk pada Senin dini hari (19/8), dan saat ini sedang bergerak ke arah utara hingga timur laut. 圖/CWA
Rita Wang melanjutkan bahwa karena Taiwan masih berada di bawah pengaruh tekanan rendah, ditambah dengan angin barat daya yang semakin kuat hari ini, cuaca hari ini menjadi tidak stabil. Wilayah utara dan timur akan mengalami hujan terutama pada sore hari. Wilayah tengah dan selatan akan mengalami hujan pada pagi hari, dan intensitasnya akan meningkat pada sore dan malam hari. Wilayah selatan juga akan mengalami hujan yang lebih deras menjelang malam.
Rita Wang mengingatkan bahwa wilayah tengah dan selatan Taiwan akan mengalami hujan lebat dalam beberapa hari terakhir, dan bersamaan dengan pasang surut tahunan yang akan berlangsung hingga Jumat (23/8). Daerah dataran rendah harus mewaspadai potensi banjir dan genangan air. Sedangkan, kawasan pegunungan harus mewaspadai potensi tanah longsor dan batu jatuh.