(Taiwan, ROC) --- Cuaca pada Senin hari ini (19/8), Taiwan masih berada di dalam area tekanan rendah yang luas. Angin barat daya yang menguat membawa banyak uap air, sehingga wilayah Taiwan tengah dan selatan serta sebagian pulau terluar berpeluang mengalami hujan deras disertai petir.
Di pihak lain, mantan Kepala Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Cheng Ming-dean (鄭明典), menyatakan bahwa akan ada taifun yang terbentuk di dekat Taiwan.
Berbagai lembaga prakiraan cuaca global telah merilis jalur taifun tersebut, yang menunjukkan bahwa taifun ini tidak akan berdampak langsung pada Taiwan.
Cheng Ming-dean menerangkan bahwa taifun ke-9 yang terbentuk tahun ini, muncul di permukaan laut sebelah timur Taiwan. Dan taifun ini akan diberi nama Taifun Jongdari.
圖/CWA
Saat ini, sebagian sistem awan yang berputar di bagian bawah taifun tersebut sudah mulai terlihat, dengan konveksi kuat terpusat di sisi barat daya.
Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai prakiraan curah hujan, karena ada indikasi hujan deras di wilayah barat daya Taiwan.
CWA melaporkan bahwa pada Minggu dini hari (19/8) sekitar pukul 02.00, pusat Taifun Jongdari yang dikategorikan sebagai taifun lemah berada di 24,8 LU dan 125,8 BT.
圖/CWA
Taifun ini bergerak ke arah utara-timur laut dengan kecepatan 10 kilometer per jam. Tekanan udara di pusat taifun tercatat sebesar 1000 hPa, dengan kecepatan angin maksimum di dekat pusat mencapai 18 meter per detik dan hembusan angin maksimum mencapai 25 meter per detik.
Mengenai pergerakan dan dampak Taifun Jongdari di masa mendatang, laman penggemar meteorologi "TyTech|Weather Express" menjelaskan bahwa Taifun Jongdari sedang bergerak cepat ke utara menuju Korea Selatan.
Meskipun tidak akan berdampak langsung pada Taiwan, tetapi taifun ini akan membawa serta uap air dan angin barat daya. Akibatnya, hingga hari Selasa besok cuaca di wilayah selatan Taiwan akan tetap didominasi curah hujan yang besar.