(Taiwan, ROC) --- Di kalangan masyarakat Tionghoa, datangnya bulan hantu memang sarat dengan banyak pantangan.
Namun, karena bertepatan dengan liburan musim panas, banyak orang memilih untuk berlibur bersama keluarga di bulan ini.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat menginap di hotel selama bulan hantu?
Pakar tradisi dan adat istiadat di Taiwan, Yang Teng-ke (楊登嵙), pernah menyebutkan bahwa sebaiknya hindari memesan "kamar pojok" yang dianggap mudah didatangi makhluk halus.
Namun, salah seorang manajer senior perhotelan di Taiwan, justru memberikan saran tersendiri dan menyarankan untuk tidak memilih 1 jenis kamar.

圖/PEXELS
Dalam tulisannya, Yang Teng-ke membahas sepuluh pantangan saat menginap di hotel atau penginapan selama bulan hantu, salah satunya adalah "tidak memilih kamar pojok".
Ia menyarankan untuk segera meminta ganti kamar jika terlanjur mendapat kamar pojok.
Yang Teng-ke menjelaskan bahwa kamar pojok biasanya terletak jauh dari lift sehingga tingkat huniannya rendah dan mudah ditinggali makhluk halus. Apalagi bagi mereka yang memiliki aura sensitif, maka akan lebih mudah ketempelan.
Selain itu, ia juga menyarankan selama bulan hantu untuk tidak menginap di hotel yang sepi pengunjungnya.

圖/PEXELS
Namun, melansir dari media ETtoday, seorang manajer senior dengan pengalaman puluhan tahun di industri perhotelan justru berpendapat bahwa kamar pojok lebih diminati para warga, karena areanya yang lebih luas, pencahayaan yang baik, dan tidak terganggu oleh kebisingan dari kamar sebelah.
Sebaliknya, ia menyarankan untuk menghindari "kamar tusuk sate", yaitu kamar yang berhadapan langsung dengan tangga darurat atau lift. Ia mengatakan bahwa kamar tusuk sate adalah yang paling sering mengalami kejadian aneh.