(Taiwan, ROC) --- Tim tinju Taiwan meraih satu medali emas dan dua perunggu di Olimpiade Paris tahun ini, mencatatkan prestasi terbaik dalam sejarah tinju Taiwan. Namun, sebelumnya tersiar kabar bahwa cabang olahraga tinju kemungkinan besar akan dibatalkan pada Olimpiade Los Angeles 2028. Meski demikian, kini muncul titik terang.
Asosiasi Tinju Taiwan mengonfirmasi bahwa Taiwan telah mendaftar untuk bergabung dengan World Boxing (WB), sebuah badan tinju baru yang dibentuk untuk menggantikan Asosiasi Tinju Internasional (IBA) yang telah dibekukan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Jika WB dapat mencapai target 50 negara anggota dan mendapatkan pengakuan dari IOC, maka cabang olahraga tinju berpeluang untuk dipertandingkan kembali di Olimpiade mendatang.
Tim tinju Taiwan telah menunjukkan kelasnya di Olimpiade Paris dengan meraih satu medali emas dan dua perunggu, mencatatkan prestasi terbaik dalam sejarah. Namun, untuk dapat mempertahankan gelar juara di Olimpiade Los Angeles 2028, cabang olahraga tinju harus tetap dipertandingkan.
Sebelumnya, IOC menyatakan bahwa selama IBA masih menjadi badan pengatur, maka tinju tidak akan dipertandingkan di Olimpiade berikutnya. Namun, kini muncul titik terang dengan dibentuknya WB.
Ketua Kehormatan Asosiasi Tinju, Lee Wu-nan (李武男) mengatakan, “Di Amerika Serikat sedang membentuk sebuah badan tinju dunia baru. Kami juga telah bergabung badan di Amerika Serikat sana. Kami juga akan bergabung dengan badan tersebut.”
Asosiasi Tinju Taiwan telah memutuskan untuk bergabung dengan World Boxing (WB), yang merupakan rival utama dari Asosiasi Tinju Internasional (IBA) saat ini. Langkah ini diambil untuk menyelamatkan cabang olahraga tinju di Olimpiade mendatang.
IBA, yang didirikan dan dipimpin oleh Rusia selama hampir 80 tahun, telah dibekukan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada tahun 2019, karena masalah keuangan.
Pada tahun lalu, Amerika Serikat dan Inggris membentuk WB sebagai badan tinju alternatif. Sejumlah negara Asia, termasuk Filipina, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, telah bergabung dengan WB. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengakuan dari IOC.
Jika World Boxing (WB) berhasil mendapatkan 50 negara anggota, badan tersebut berpeluang besar untuk menjadi badan pengatur tinju di Olimpiade mendatang dan memastikan cabang olahraga ini tetap dipertandingkan. Bagi Taiwan, hal ini sangat penting karena empat petinju putri andalannya telah menjadi tulang punggung perolehan medali.
Lin Yu-ting (林郁婷), ratu tinju Taiwan, telah meraih medali emas di semua kejuaraan besar, sementara Huang Xiao-wen (黃筱雯), Chen Nien-chin (陳念琴), dan Wu Shih-yi (吳詩儀) masing-masing telah meraih medali perunggu di dua Olimpiade.
Untuk menjaga prestasi tinju Taiwan, Asosiasi Tinju Taiwan berkomitmen untuk bergabung dengan WB dan berusaha meraih hasil terbaik di Olimpiade Los Angeles mendatang.