(Taiwan, ROC) --- Kereta cepat Taiwan High Speed Rail (THSR) dengan nomor keberangkatan 822 mengalami insiden tak terduga setelah meninggalkan Stasiun Changhua. Bel darurat tiba-tiba berbunyi dan kereta berhenti mendadak dengan paksa, membuat penumpang kebingungan.
Ternyata penyebabnya adalah seorang penumpang wanita yang secara tiba-tiba menekan tombol darurat setelah mendapati dirinya telah kelewatan statsiun, alhasil kereta THSR tersebut langsung berhenti. Akibatnya, kereta bersangkutan mengalami keterlambatan sekitar 2 menit.
Tindakan dari wanita tersebut jelas sudah melanggar Undang-Undang Perkeretaapian, dan dapat dikenakan sanksi denda hingga NT$1 juta.
Tindakan penumpang yang nekat menekan tombol darurat hanya karena ingin turun di stasiun yang terlewat, mengakibatkan keterlambatan kereta selama 2 menit dan menuai banyak kritikan.
Banyak yang mempertanyakan apakah penumpang tersebut menganggap kereta cepat, layaknya seperti bus.
圖/YAHOOTAIWAN
Berdasarkan prosedur SOP yang ada, setiap kali tombol darurat ditekan, maka petugas THSR wajib memastikan situasi yang terjadi. Dalam kasus ini, karena kereta baru saja berangkat, maka dilakukan pemberhentian darurat.
Jika kereta sedang melaju dengan kecepatan tinggi, maka kecepatan kereta akan dikurangi terlebih dahulu, sebelum akhirnya berhenti total
Tindakan penumpang yang sembarangan menekan tombol darurat telah melanggar Pasal 68-1 Undang-Undang Perkeretaapian dan dapat dikenakan denda mulai dari NT$10.000 hingga NT$1 juta.