(Taiwan, ROC) --- Ada sekitar ekor burung diberitakan menabrak jendela kaca secara tiba-tiba di Universitas Nasional Cheng Kung, Tainan.
Sebanyak 12 ekor burung Aplonis panayensis ditemukan tergeletak di Kampus Cheng Kung, 9 di antaranya mati, dan 3 lainnya tampak setengah sadar. Peneliti dari kelompok lingkungan yang menemukan burung-burung tersebut segera membawa yang masih hidup ke pusat penyelamatan.
Diduga, cuaca panas menyebabkan buah-buahan cepat matang dan terfermentasi. Burung-burung yang memakan buah tersebut kemudian mengalami "mabuk" dan menabrak kaca.

圖/UDN
Salah seorang peneliti, Lin Cheng-han (林政翰), menyampaikan banyak pohon di kampus yang berbuah lebat. Saat melewatinya, tercium bau fermentasi dari buah yang terlalu matang atau busuk.
Terbukti bahwa burung dapat "mabuk" setelah memakan buah yang terfermentasi. "Kasus burung yang ‘mabuk’ dan menabrak kaca ini tentunya akan menjadi pelajaran berharga," lanjut Lin Cheng-han.