(Taiwan, ROC) --- Pesawat Voepass Airlines yang membawa 61 orang jatuh di daerah perumahan di Vinhedo, sekitar 80 kilometer dari kota Sao Paulo, Brasil, pada 9 Agustus 2024, Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 61 orang, dipastikan tewas.
Pemerintah Kota Valinhos, yang terlibat dalam operasi penyelamatan gabungan, menyatakan bahwa tidak ada yang selamat dari kecelakaan pesawat Voepass Airlines dengan nomor penerbangan 2283 tersebut.
Tim pemadam kebakaran, polisi militer, pertahanan sipil, dan polisi federal memberikan bantuan di lokasi kejadian. Menurut Polisi Federal, para ahli kecelakaan udara dan identifikasi korban telah dikirim ke lokasi untuk membantu penyelidikan. Sebuah pusat tanggap bencana juga telah didirikan di Bandara Internasional Guarulhos, Sao Paulo.
圖/LINETODAY
Video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat itu jatuh secara vertikal sambil berputar di udara, kemudian terjadi ledakan dan kepulan asap hitam membumbung tinggi.
Situs berita Brasil, g1, mengutip Geraldo Portela, seorang spesialis manajemen risiko keselamatan, yang mengatakan bahwa dari rekaman tersebut, pesawat tampaknya mengalami beberapa masalah kontrol dan tampaknya mengalami kehilangan daya angkat, yaitu ketika sayap kehilangan daya angkatnya sepenuhnya, kehilangan daya dukung, yang menyebabkan pesawat jatuh secara tiba-tiba.
Badan Penerbangan Sipil Nasional Brasil (Anac) menyatakan penyesalannya atas kecelakaan itu dan mengatakan akan mengawasi bantuan yang diberikan oleh Voepass kepada keluarga dan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menyelidiki kondisi pesawat dan awaknya.

Pesawat Voepass Airlines yang membawa 61 orang jatuh di daerah perumahan di Vinhedo, sekitar 80 kilometer dari kota Sao Paulo, Brasil, pada 9 Agustus 2024 圖/中時新聞網