(Taiwan, ROC) --- Seorang pekerja migran asal Vietnam bermarga Yang (楊姓), yang baru 13 hari berada di Taiwan, mengalami kejadian tak terduga dalam perjalanannya kembali ke asrama di Tanzi, Taichung, setelah mengunjungi temannya di Yunlin. Ponselnya terjatuh dari dudukannya, membuatnya kehilangan akses navigasi.
Terjebak di jalanan asing, ia hanya bisa mengandalkan instingnya untuk terus menuju utara. Namun, ia justru tersesat hingga ke Distrik Wuri, Taichung, setelah menempuh perjalanan sejauh 150 kilometer. Lelah dan penuh kebingungan, ia pun memberanikan diri untuk meminta bantuan kepada seorang pejalan kaki yang baik hati.
Sayangnya, mereka terkendala bahasa. Pejalan kaki tersebut kemudian membawa Yang ke Kantor Polisi Wuri untuk mencari bantuan. Namun, baik pejalan kaki maupun polisi yang bertugas kesulitan memahami situasi Yang, karena ia hanya bisa berbahasa Vietnam.
Seorang PMA tersesat hingga ke Distrik Wuri, Taichung, setelah menempuh perjalanan sejauh 150 kilometer. 圖/YAHOOTAIWAN
Di tengah kebingungan, seorang polisi wanita kemudian menggunakan aplikasi penerjemah di ponselnya untuk berkomunikasi dengan Yang.
Setelah beberapa kali mencoba, polisi akhirnya memahami situasi Yang. Ia tersesat karena ponselnya terjatuh saat dalam perjalanan pulang dari mengunjungi rumah teman.
Ia telah menempuh jarak lebih dari 150 kilometer hingga sampai di Wuri. Dalam kondisi bingung dan kelelahan, ia merasa sangat cemas karena tidak bisa lagi menggunakan navigasi ponselnya.
Setelah memahami situasi yang ada, aparat polisi, menyarankan agar sepeda motor Yang diangkut dengan menggunakan mobil derek, menuju ke asrama. Yang sangat tersentuh dengan kepedulian dan efisiensi polisi dalam menyelesaikan masalahnya.
Ia berulang kali mengucapkan terima kasih dan mengatakan bahwa pengalaman ini membuatnya terkesan dengan polisi Taiwan.
Setelah memahami situasi yang ada, aparat polisi, menyarankan agar sepeda motor Yang diangkut dengan menggunakan mobil derek, menuju ke asrama. 圖/YAHOOTAIWAN
Kepolisian Wuri, Taichung, menyatakan bahwa selain menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, melayani masyarakat adalah tugas penting polisi tanpa memandang kewarganegaraan.
Membantu pekerja migran asing tidak hanya menunjukkan citra polisi yang ramah, tetapi juga mempromosikan diplomasi yang baik dan membangun citra polisi Taiwan yang melayani dan melindungi masyarakat.