(Taiwan, ROC) -- Turut mendukung atlet Taiwan Lin Yu-ting (林郁婷) ikut dalam cabor tinju putri kategori 57 kg, sejak awal mendapat tuduhan tak beralasan dari Asosiasi Tinju Internasional (IBA), Direktorat Jenderal Olahraga pada hari Jumat ini (9/8) mengatakan, setelah pertandingan akan bersama Komite Olimpiade Internasional membahas terkait pengajuan gugatan terhadap IBA.
Kali ini petinju Lin Yu-ting dan petinju Aljazair Imane Khelif berhasil masuk dalam pertandingan Olimpiade Paris, terus menerus diperbincangkan terkait kontroversi gender, diawali dari uji kualifikasi mereka berdua tidak diloloskan oleh IBA, keduanya mendapat perlakuan kasar, diskualifikasi dari kejuaraan dunia, bahkan selama pertandingan di Olimpiade Paris Lin Yu-ting, dan Imane Khelif mendapat tuduhan palsu, akan tetapi malah tidak bisa diselidiki karena tidak dapat memberikan bukti substansial.
Ditjen Olahraga pada hari Jumat ini (9/8) kembali menegaskan, setelah Lin Yu-ting mendapat diskualifikasi dari Kejuaraan Dunia, pihaknya segera berkoordinasi dengan tim kedokteran, tim anti-doping, psikolog olah raga dan praktisi managemen olahraga menggelar rapat pembahasan, pada kesempatan pertama melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan fisik dan mental Lin Yu-ting, memastikan berkualifikasi untuk ikut serta dalam Asian Games Hangzhou dan Olimpiade Paris, saat bersamaan menetapkan arah tanggapan untuk mengatasi kontroversi ini, bertujuan untuk menghindari gangguan luar yang tidak diinginkan seoptimal mungkin.
Ditjen Olahraga mengingatkan, selama Olimpiade Paris berlangsung, Komite Koordinasi Chinese Taipei Olimpic aktif berkomunikasi dengan Komite Olimpiade Internasional, mendapat pengakuan dan keyakinan mereka terhadap Lin Yu-ting ikut dalam pertandingan, serta meminta agar masyarakat luar memahami, saat ini Komite Olimpiade Internasional telah sepenuhnya memastikan Lin Yu-ting berkualifikasi dalam pertandingan ini, maka tidak perlu membeberkan privasi, atau mengubris informasi salah yang disebarkan oleh organisasi atau perorangan.