(Taiwan, ROC) – Wakil Tetap Deputi Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dmitry Polyanskiy, menyindir dan mengkritik gender petinju Olimpiade Taiwan Lin Yu-ting (林郁婷) dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada hari ini (9/8) mengutuk keras tindakan tersebut, serta menegaskan bahwa Dmitry Polyanskiy tidak seharusnya mengutip pernyataan keliru dari Asosiasi Tinju Internasional (IBA), dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk bersama-sama mengecam tindakan ini, demi menjaga semangat Olimpiade yang berlandaskan “Persahabatan, Solidaritas, dan Persaingan yang Adil.”
MOFA menyatakan bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah berulangkali mengonfirmasi kelayakan atlet Lin Yu-ting (林郁婷) untuk berkompetisi, dan pihak IOC telah mencabut hak IBA untuk mengatur pertandingan tinju Olimpiade sejak tahun 2019 yang lalu. IOC bahkan mencabut status IBA sebagai badan pengatur olahraga tinju pada tahun 2023, sehingga organisasi tersebut telah kehilangan kredibilitas internasional.
MOFA juga menunjukkan, Dmitry Polyansky secara sembarangan mengutip tuduhan keliru dari IBA tanpa melakukan verifikasi, serta menyalahgunakan forum Dewan Keamanan PBB untuk menyampaikan pernyataan yang tidak ada hubungannya dengan pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional. Ini menunjukkan dengan jelas bahwa Rusia mengabaikan aturan dan keadilan internasional, berusaha memengaruhi Olimpiade dengan kekuatan politik, serta menunjukkan sifat buruk yang arogan dan sewenang-wenang.