(Taiwan, ROC) --- Sebuah insiden kekerasan terjadi di pasar tradisional di Distrik Houli, Kota Taichung, pada Kamis kemarin (8/8). Seorang pedagang sayur bermarga Zhang (張姓) usia 35 tahun terlibat perkelahian dengan seorang penjual buah bermarga Lin (林姓) usia 43 tahun, setelah membeli 3 ikat anggur seharga NT$100.
Zhang merasa tidak puas dengan kualitas anggur yang dibelinya, menganggapnya "buruk, kecil, dan mahal". Ia kemudian kembali ke lapak Lin, mengambil tongkat baseball, dan mendatangi Lin untuk komplain. Akibatnya, lapak buah milik Lin mengalami kerusakan dan beberapa dagangannya hancur.
Kepolisian Cabang Dajia yang menerima laporan segera tiba di lokasi dan mengamankan kedua belah pihak. Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai. Pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengetahui kronologi yang sebenarnya.

Lapak pedagang yang menjadi korban amukan dari salah satu warga yang tidak terima dengan harga anggur yang dibelinya. 圖/三立新聞
Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.09, Kamis pagi kemarin. Zhang mengaku terpancing emosi karena merasa tertipu oleh dagangan yang dijajakan oleh Lin. Zhang merasa kalua Lin terlampau berlebihan dalam mempromosikan barang yang dijualnya.
Setelah diamati dengan seksama, Zhang merasa kualitas anggur yang dibelinya tidak sesuai dengan harga yang dibayarkan. Ia pun merasa kesal dan memutuskan untuk kembali ke lapak Lin untuk meminta pertanggungjawaban.
Pertengkaran antara keduanya berlangsung sengit. Zhang yang terbawa emosi, akhirnya menghancurkan buah-buahan dan lapak milik Lin dengan tongkat baseball. Melihat kejadian tersebut, warga sekitar segera melapor ke polisi.
Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, situasi sudah mulai mereda. Setelah keduanya tenang, mereka dimintai keterangan.

圖/三立新聞
Zhang menyampaikan penyesalan yang mendalam atas tindakannya, sementara Lin yang hanya mengalami kerugian material dan tidak mengalami luka fisik, bersedia memaafkan Zhang dan berdamai.
Kepolisian Cabang Dajia menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Jika ditemukan pelanggaran hukum lainnya, maka akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi saat berinteraksi dengan orang lain, terutama di tengah cuaca panas seperti saat ini. Hindari tindakan impulsif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.