History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Lin Yu-ting Melaju ke Babak Final Olimpiade, Pelatih: Perjalanan 15 Tahun Kami Terbayarkan

  • 09 August, 2024
  • 尤繼富
Lin Yu-ting Melaju ke Babak Final Olimpiade, Pelatih: Perjalanan 15 Tahun Kami Terbayarkan
Lin Yu-ting Melaju ke Babak Final Olimpiade, Pelatih: Perjalanan 15 Tahun Kami Terbayarkan

(Taiwan, ROC) --- Petinju putri Taiwan, Lin Yu-ting (林郁婷), berhasil melaju ke babak final Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan lawannya dari Turki, Esra Yildiz Kahraman, dengan skor telak 5-0 pada pertandingan semifinal kelas 57kg yang berlangsung di Paris, Rabu malam (7/8).

Kemenangan ini menjadikan Lin Yu-ting sebagai petinju wanita Taiwan pertama yang berhasil mencapai babak final Olimpiade.

Seusai pertandingan, Lin Yu-ting langsung melakukan panggilan video dengan Walikota New Taipei, Hou Yu-ih (侯友宜), ibunya, dan para penggemar yang setia menyaksikan pertandingannya hingga larut malam.

Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan dan berjanji kepada sang ibu untuk membawa pulang medali emas. 

Pelatih Lin Yu-ting, Tseng Tzu-chiang (曾自強), mengatakan bahwa meskipun bangga dengan pencapaian anak didiknya, ia merasa ini bukanlah saatnya untuk larut dalam euforia.

Perjalanan mereka menuju babak final Olimpiade bukanlah hal yang mudah. Butuh waktu 15 tahun bagi mereka untuk sampai di titik ini. 

Tseng Tzu-chiang berharap Lin Yu-ting dapat menikmati pertandingan final dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

Di sisi lain, Tseng Tzu-chiang juga mengungkapkan bahwa Lin Yu-ting sempat mengalami gangguan kesehatan menjelang pertandingan.

"Dua hari terakhir ini, Lin Yu-ting mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atas. Ia sedikit serak saat berbicara. Untungnya, kondisinya sudah lebih baik," ungkap Tseng Tzu-chiang.

Sebelum pertandingan semifinal, Tseng Tzu-chiang menginstruksikan Lin Yu-ting untuk memanfaatkan setiap peluang menyerang. Lin Yu-ting dengan baik menjalankan instruksi tersebut dan langsung tampil dominan sejak ronde pertama.

Memasuki ronde kedua, Lin Yu-ting fokus menerapkan strategi untuk menjaga jarak dengan lawan. Meskipun sempat beberapa kali terjatuh, ia tetap berhasil mengamankan kemenangan di ronde kedua. 

Dengan keunggulan yang cukup telak, Lin Yu-ting memilih untuk tidak terlalu banyak meladeni serangan lawan di ronde ketiga. Tseng Tzu-chiang memuji penampilan anak didiknya yang tampil sangat baik dan meraih kemenangan tanpa keraguan.

Perjalanan panjang mengantarkan Lin Yu-ting menjadi petinju wanita Taiwan pertama yang berhasil mencapai babak final Olimpiade.

Tseng Tzu-chiang mengenang perjalanan panjang mereka, "Kami telah melalui ini selama 15 tahun, dari yang tak berani bermimpi, lalu mulai berani bermimpi, hingga mimpi itu seperti hancur, dan sekarang seperti akan terwujud. Perasaan saya campur aduk, karena rasanya ini belum saatnya untuk merasa senang atau menunjukkan emosi apa pun. Saat ini yang terpenting adalah menjaga ketenangan dan tidak membuat Yuting merasakan tekanan emosional. Namun, di dalam hati saya, banyak sekali gejolak. Saya sempat berjalan-jalan sendiri di tepi Sungai Seine dan berpikir, langkah terakhir ini haruslah yang paling stabil. Apa pun yang terjadi, kondisi tubuh atau masalah lainnya, kami semua akan mendukungmu."

Di ronde ketiga, Lin Yu-ting sempat terlihat tersenyum saat bertanding. Sang pelatih menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena Lin Yu-ting sudah merasa yakin akan kemenangannya setelah unggul di dua ronde awal.

Tseng Tzu-chiang pun menginstruksikan Lin Yu-ting untuk menikmati jalannya pertandingan dan tidak hanya berfokus pada hasil. Ia berharap Lin Yu-ting dapat melakukan hal yang sama di pertandingan final.

Terkait gestur lawan yang menunjukkan simbol "X" dengan kedua tangannya setelah pertandingan, Tseng Tzu-chiang menanggapinya dengan santai. Ia menilai bahwa kekalahan pasti meninggalkan kekecewaan.

Lawan mungkin mempertanyakan strategi Lin Yu-ting yang tidak banyak meladeni serangannya. Namun, Tseng Tzu-chiang menegaskan bahwa setiap pertandingan olahraga pasti memiliki aturan, dan mereka telah bertanding sesuai dengan aturan yang berlaku.

Komentar

Terbarumore