(Taiwan, ROC) --- Krisis kekurangan tenaga kerja kian meluas, baik di dunia internasional maupun kawasan domestik.
Kapal yang masuk dan keluar pelabuhan sangat bergantung pada profesi pemandu kapal, tetapi jumlah pemandu kapal (pemandu maritim) di 7 pelabuhan komersial utama di Taiwan dikabarkan akan menghadapi kekurangan tenaga kerja, sementara jumlah kapal barang yang masuk terus meningkat.
Laporan National Audit Office menunjukkan bahwa pemandu kapal akan menghadapi gelombang pensiun dalam 10 tahun ke depan, yang dapat memengaruhi pekerjaan navigasi di area pelabuhan karena kekurangan tenaga kerja.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Kementerian Perhubungan dan Komunikasi (MOTC) belum secara konsisten memantau kondisi retensi karyawan di industri transportasi dan menganalisis alasan pengunduran diri, sehingga masih terdapat sekitar 40% posisi yang belum terisi.

圖/民視
National Audit Office menunjukkan bahwa jumlah kapal barang yang memasuki 7 pelabuhan komersial internasional di Taiwan telah menunjukkan tren peningkatan dalam 12 tahun terakhir, dan diperkirakan permintaan terhadap profesi pemandu kapal di setiap pelabuhan akan meningkat di masa mendatang.
Saat ini, terdapat 109 pemandu kapal di 7 pelabuhan komersial internasional dan 2 pelabuhan industri, dengan 97 orang telah menempati posisi mereka. Di samping itu, tingkat kekosongan posisi pekerja masih berada di rentang 11%.
Di sisi Lain, otoritas Maritime Port Bureau yang dinaungi oleh MOTC membantah dengan menyampaikan bahwa saat ini terdapat 101 pemandu kapal. Di samping itu, ujian penerimaan juga diadakan secara rutin setiap 2 tahun sekali, sehingga belum ada persoalan perihal kekurangan tenaga kerja.

Di Taiwan, profesi pemandu kapal (pemandu maritim) menawarkan gaji yang sangat tinggi, bahkan mencapai NT$700.000 hingga NT$800.000 per bulan. 圖臺灣港務股份有限公司基隆港務分公司
Salah seorang yang bergelut di sektor industri pelayaran menunjukkan bahwa gaji pemandu kapal sangat tinggi, dengan gaji bulanan rata-rata sebesar NT$700.000 hingga NT$800.000, dan bahkan bisa melebihi NT$1 juta di saat-saat baik. Bahkan jika terjadi kecelakaan, tanggung jawabnya sebagian besar ditanggung oleh kapten kapal, sehingga banyak orang ingin masuk ke profesi ini.
Dari pertimbangan praktis, terlalu sedikit pemandu kapal akan merugikan keselamatan maritim, tetapi terlalu banyak pemandu kapal akan mengurangi pendapatan navigasi.
Oleh karena itu, serikat pekerja pemandu kapal cukup kuat, dan mereka-lah yang menentukan berapa banyak orang yang dapat memasuki industri ini.