History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

NHRI Rilis Obat Bertarget Baru Penghambat Kanker, Hasil Penelitian Dipublikasikan AACR

  • 05 August, 2024
  • 陳志勇
NHRI Rilis Obat Bertarget Baru Penghambat Kanker, Hasil Penelitian Dipublikasikan AACR
Presiden NHRI Sytwu Huey-kang (司徒惠康) (kiri), pemimpin tim periset Chi Ya-hui (紀雅惠) (tengah) dan Kepala Institut Penelitian Bioteknologi dan Obat-obatan NHRI Hsieh Hsing-pang (謝興邦) (kanan) sama-sama menghadiri acara temu pers pada hari Senin, merilis hasil penelitian obat bertarget baru yang dapat secara efektif menghambat kanker. (Foto: NHRI)

(Taiwan, ROC) - Institut Penelitian Kesehatan Nasional (NHRI) Taiwan merilis hasil penelitian obat bertarget baru yang dapat secara efektif menghambat kanker. Hasil ini tidak hanya dipublikasikan tahun ini di jurnal terkenal Terapi Kanker Molekuler (Molecular Cancer Therapeutics) dari Asosiasi Penelitian Kanker Amerika (American Association for Cancer Research/AACR) , tetapi juga dipilih sebagai artikel sampul terbitan edisi yang sama; selain itu, teknologi terkait juga telah dipatenkan, dan diharapkan dapat diintegrasikan ke alat canggih lain dalam pengobatan presisi untuk kanker setelah uji klinis dan transfer teknologi diselesaikan di masa depan.

Dalam sebuah acara temu pers pada Senin pagi yang juga dihadiri Kepala Institut Penelitian Bioteknologi dan Obat-obatan NHRI Hsieh Hsing-pang (謝興邦) dan pemimpin tim periset Chi Ya-hui (紀雅惠), Presiden NHRI Sytwu Huey-kang (司徒惠康) mengemukakan, hasil riset AACR tahun 2022 mencatat total 18,1 juta pasien kanker di seluruh dunia pada tahun 2020, 9,89 juta di antaranya meninggal, berarti angka kematian lebih dari 50%; sementara pada tahun 2040, jumlah pasien kanker di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat 10 juta banding tahun 2020 menjadi 28 juta, dan jumlah kematian mencapai 16,2 juta.

Menilik terus meningkatnya ancaman kanker, Sytwu sangat gembira bahwa setelah melalui upaya bertahun-tahun, tim peneliti NHRI akhirnya berhasil mengembangkan obat oral penghambat kinase molekul kecil DBPR728 yang menargetkan protein penggerak kanker MYC, sehingga dapat menghambat glikolisis tumor dan mendorong apoptosis sel kanker.

Sytwu Huey-kang mengatakan, “Tim yang dipimpin oleh periset Chi Ya-hui (紀雅惠) telah merancang sebuah molekul kecil dan obat oral yang disebut MYC, yang merupakan protein pendorong yang sangat penting untuk pengobatan kanker dalam beberapa tahun terakhir. Kami telah mengkonfirmasi dalam banyak percobaan bahwa ini memiliki efek terapeutik yang sangat baik pada kanker payudara triple-negatif, kanker paru-paru sel kecil, kanker hati, dan kanker sel medulloblastoma.”

Menurut Sytwu, hasil penelitian NHRI tersebut telah dipatenkan di Taiwan, sementara paten global sedang dalam permohonan.

Komentar

Terbarumore