(Taiwan, ROC) --- Selama di Taiwan, pernahkah Anda mendengar sebutan yang mengatakan bahwa "jangan sembarangan mengambil angpau (amplop merah) yang jatuh di jalan".
Bukan tanpa sebab, tindakan ini dipercaya oleh mayoritas orang-orang tua di Taiwan sebagai hal yang bisa membawa sial ke dalam kehidupan mereka.
Tidak sedikit warga di Taiwan akan mengaitkan "angpau (amplop merah) yang jatuh di jalan" dengan ritual Pernikahan Arwah (Anumerta).
Ritual Pernikahan Arwah (Anumerta) adalah tradisi menikahkan orang yang sudah meninggal, baik dengan arwah lain atau dengan orang yang masih hidup. Tradisi ini didasari oleh kepercayaan bahwa arwah yang meninggal muda atau belum menikah akan membawa kesialan bagi keluarga. Ritual ini bertujuan untuk menenangkan arwah tersebut dan memberikannya pendamping di alam baka.

Ilustrasi pernikahan arwah (anumerta) 圖/MYVIDEO
Dalam beberapa kasus Ritual Pernikahan Arwah, keluarga yang mencarikan jodoh untuk arwah anggota keluarganya akan menyebarkan angpau di jalan. Angpau ini biasanya berisikan beberapa benda yang memiliki makna tersendiri, antara lain:
1. Uang
Melambangkan mas kawin dan untuk menarik "perhatian" calon mempelai arwah.
2. Foto & Biodata
Berisi informasi tentang arwah yang ingin dinikahkan, seperti nama, tanggal lahir, dan riwayat hidup singkat.
3. Benda Pribadi
Terkadang disertakan benda-benda pribadi milik arwah, seperti potongan rambut atau kuku, sebagai simbol ikatan.
![]()
Dalam beberapa kasus Ritual Pernikahan Arwah, keluarga yang mencarikan jodoh untuk arwah anggota keluarganya akan menyebarkan angpau di jalan. Angpau ini biasanya berisikan beberapa benda yang memiliki makna tersendiri. 圖/NOWNEWS
Pantangan Mengambil Angpau
Dipercaya bahwa orang yang memungut angpau akan "terpilih" menjadi mempelai arwah tersebut. Ini tentu saja bukan sesuatu yang diinginkan, karena dianggap bisa membawa kesialan, gangguan kesehatan, atau bahkan kematian.
Mengapa harus Menggunakan Angpau (Amplop Merah)
Angpau dalam bahasa Mandarin disebut "红包" (hóngbāo), bukan sekadar amplop merah berisi uang. Angpau memiliki makna simbolis yang kuat, merepresentasikan keberuntungan, rezeki, dan energi positif.
Karena nilai simbolis inilah, penggunaannya dalam tradisi Tionghoa seringkali dikaitkan dengan hal-hal spiritual dan metafisika.
Karena nilai simbolis, penggunaan angpau dalam tradisi Tionghoa seringkali dikaitkan dengan hal-hal spiritual dan metafisika. 圖/LINETODAY
Ada beberapa skenario yang membuat tindakan memungut angpau di pinggir jalan menjadi tabu:
1. Angpau Sebagai "Pengalih Sial"
Dalam beberapa praktik spiritual tertentu, angpau digunakan sebagai media untuk mengalihkan kesialan, nasib buruk, atau bahkan penyakit dari seseorang. Biasanya, angpau jenis ini diisi dengan koin atau benda tertentu, lalu diletakkan di tempat yang mudah ditemukan orang lain. Dipercaya bahwa orang yang mengambil angpau tersebut tanpa sengaja akan "menerima" kesialan yang dialihkan.
2. Terkait Ritual Tertentu
Ada beberapa ritual dalam kepercayaan Tionghoa yang melibatkan angpau, misalnya:
Upacara Pemakaman: Angpau terkadang disebarkan di sekitar area pemakaman sebagai bentuk penghormatan kepada arwah atau untuk "membuka jalan" bagi arwah. Mengambil angpau ini dianggap tidak sopan dan bisa mengganggu perjalanan arwah.
Ritual Tolak Bala: Beberapa ritual tolak bala melibatkan pelepasan angpau ke sungai atau laut sebagai simbol penghanyutan kesialan. Mengambil angpau yang digunakan dalam ritual ini dianggap bisa mengembalikan kesialan kepada diri sendiri.