(Taiwan, ROC) --- Atlet tinju wanita asal Taiwan, Lin Yu-ting (林郁婷), pada pertandingan babak 16 besar kelas 57kg Olimpiade Paris kemarin (2/8), berhasil mengalahkan petinju Uzbekistan, Sitora Turdibekova, dengan skor telak 5:0.
Namun, karena kontroversi gender yang menimpanya baru-baru ini, membuat lebih dari 30 media asing menunggunya di area wawancara setelah pertandingan.
Akan tetapi, Lin Yu-ting tidak muncul untuk diwawancarai dan langsung meninggalkan lokasi didampingi oleh pelatihnya, Tseng Tzu-qiang (曾自強).
Atlet tinju wanita asal Taiwan, Lin Yu-ting (林郁婷) (merah), pada pertandingan babak 16 besar kelas 57kg Olimpiade Paris kemarin (2/8), berhasil mengalahkan petinju Uzbekistan, Sitora Turdibekova (kiri), dengan skor telak 5:0. 圖/YAHOOTAIWAN
Dilansir dari media ETtoday, setelah Lin Yu-ting menyelesaikan pertandingan pertamanya di Olimpiade Paris, area wawancara langsung dipenuhi oleh setidaknya 30 media asing.
Namun, setelah keluar dari arena, Lin Yu-ting tidak berhenti untuk diwawancarai dan langsung pergi didampingi oleh pelatihnya.
Media ETtoday mewartakan bahwa pelatih Tseng Tzu-chiang mengatakan bahwa mereka menghormati media dan pernyataan siapa pun, tetapi media terus-menerus menanyakan pertanyaan yang sama, membuat mereka tidak tahu bagaimana harus menjawab.
Selain itu, alasan Lin Yu-ting tidak berhenti di area wawancara kemungkinan karena ia sedikit terkejut melihat banyak awak media yang menunggunya.

Puluhan wartawan dari berbagai belahan duni menunggu Lin Yu-ting untuk diwawancara, tetapi atlet tersebut tetap berjalan meninggalkan lokasi arena tanpa sepatah katapun. 圖/UDN
Setelah terhenti di babak pertama Olimpiade Tokyo sebelumnya, Lin Yu-ting berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2023. Namun, sayangnya, medali tersebut dicabut oleh panitia karena "anomali nilai fisiologis".
Meskipun demikian, Lin Yu-ting telah memberikan hasil tes untuk membersihkan namanya dan hasil tes dari pertandingan-pertandingan berikutnya juga menunjukkan bahwa kondisinya normal.
Ia berhasil mempersembahkan medali emas untuk tim Chinese Taipei di Asian Games Hangzhou dan berharap dapat meraih medali emas di Olimpiade tahun ini.