(Taiwan, ROC) --- Kuil Shi Long (石龍宮) di wilayah Zhongliao, Kabupaten Nantou, terbakar pada Kamis dini hari kemarin (1/8). Umat yang sedang asyik makan mi instan pun bergegas menyelamatkan diri. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Pihak kuil mengatakan bahwa bagian luar Kuil Shi Long rusak akibat kebakaran, tetapi patung Dewa Tanah aman dan tidak rusak. Pembersihan akan segera dilakukan dan kuil akan segera dibuka kembali.
Kuil Shi Long di Zhongliao, Kabupaten Nantou, yang terkenal dengan sebutan "Dewa Tanah Mi Instan", terbakar pada Kamis dini hari kemarin.

Kuil Shi Long (石龍宮) di wilayah Zhongliao, Kabupaten Nantou, terbakar pada Kamis dini hari kemarin (1/8) 圖/UDN
Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nantou menerima laporan dan segera mengirimkan tim dari Distrik Shuangwen untuk memadamkan api. Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, api telah berkobar hebat.
Mereka segera menarik beberapa selang air untuk memadamkan api, dan api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 20 menit. Meskipun kebakaran terjadi pada dini hari, tetapi masih banyak umat yang beribadah dan makan mi instan. Beruntung mereka semua berhasil menyelamatkan diri.
Berdasarkan penyelidikan awal, Dinas Pemadam Kebakaran menduga bahwa api berasal dari lilin di dekat meja persembahan dan menghanguskan area seluas sekitar 50 meter persegi.
Ketua Kuil Shi Long, Wu Chang-yuan (吳常源), mengatakan bahwa bagian luar kuil rusak akibat kebakaran, tetapi patung Dewa Tanah aman dan tidak rusak. Titik api diduga berasal dari lilin. Saat kebakaran terjadi, umat yang hadir segera menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.
Setelah kejadian ini, kuil akan ditutup selama beberapa hari untuk dibersihkan dan akan segera dibuka kembali.

Kuil Shi Long di Zhongliao adalah salah satu kuil ternama di Taiwan karena menyediakan mi instan gratis kepada para umat. 圖/聯合報
Kuil Shi Long di Zhongliao terkenal karena menyediakan mi instan gratis untuk dinikmati para umat. Kuil ini dijuluki "Dewa Tanah Mi Instan" dan selalu ramai dikunjungi umat. Bahkan hingga tengah malam dan dini hari, para umat juga datang untuk beribadah dan makan mi instan.
Donasi sumbangan yang diberikan para umat dipergunakan pihak kuil untuk kegiatan sosial masyarakat.
Selain bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Nantou dalam program berbagi bahan makanan "Kehangatan Instan" untuk menyediakan kebutuhan bagi keluarga kurang mampu, kuil ini juga mendonasikan beberapa unit kendaraan kepada lembaga kesejahteraan sosial.