(Taiwan, ROC) --- Petinju wanita Taiwan, Lin Yu-ting (林郁婷), menghadapi pertanyaan tentang kelayakan Olimpiadenya karena isu gender. Meskipun Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah mengonfirmasi bahwa partisipasi Lin Yu-ting telah memenuhi semua peraturan Olimpiade yang relevan, tetapi penulis Harry Potter, J.K. Rowling, memberikan kritiknya.
Menanggapi hal ini, Chinese Taipei Olympic Committee mengeluarkan pernyataan untuk mendukung Lin Yu-ting, menyatakan bahwa mereka akan berdiri bersamanya untuk melindungi haknya.
Lin Yu-ting dijadwalkan bertanding dalam pertandingan kelas 57 kg Olimpiade Paris pada Jumat malam hari ini (2/8) waktu Taiwan, tetapi kelayakan Olimpiadenya dipertanyakan karena masalah gender.
J.K. Rowling meretweet sebuah laporan dari media The Guardian, mempertanyakan bagaimana Lin Yu-ting dan atlet lainnya bisa mendapatkan kualifikasi Olimpiade.
"Kapan kegilaan ini akan berakhir? Apakah harus menunggu sampai seorang petinju wanita terluka parah atau terbunuh?" tweet J.K. Rowling.

J.K. Rowling meretweet sebuah laporan dari media The Guardian, mempertanyakan bagaimana Lin Yu-ting (kiri) dan atlet lainnya bisa mendapatkan kualifikasi Olimpiade. 圖/THE GUARDIAN
Kemarin malam, J.K. Rowling kembali memposting video pertandingan putaran pertama kelas 66 kg tinju wanita Olimpiade Paris antara petinju wanita Aljazair, Imane Khelif, dengan petinju Italia, Angela Carini, di mana Angela Carini menyerah hanya dalam 46 detik setelah pertandingan dimulai.
J.K. Rowling dengan blak-blakan mengatakan bahwa Imane Khelif adalah atlet transgender yang curang. "Ini bukan olahraga, ini perundungan," katanya.
J.K. Rowling melanjutkan bahwa dari video tersebut, jelas bahwa mengizinkan atlet transgender untuk bertanding sama saja dengan membiarkan pria memukuli wanita di depan umum untuk kesenangan. Dia percaya bahwa situasi ini terjadi karena mabuk kekuasaan yang dimiliki pria.
![]()
Petinju wanita Taiwan, Lin Yu-ting (林郁婷), menghadapi pertanyaan tentang kelayakan Olimpiadenya karena isu gender. 圖/中時新聞網
Menanggapi kontroversi ini, Dirjen Olahraga Kementerian Pendidikan, Cheng Shih-chung (鄭世忠), menyampaikan bahwa Lin Yu-ting memperoleh kualifikasi untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Paris berdasarkan peraturan IOC, setelah memenangkan medali emas Asian Games Hangzhou.
Dia mewakili Taiwan dalam Olimpiade Paris dan telah lama menerima kontrol doping dan tes terkait lainnya seperti atlet pada umumnya, tanpa kontroversi mengenai kualifikasi.
Chinese Taipei Olympic Committee juga mengeluarkan pernyataan tadi malam untuk mendukung Lin Yu-ting, menyatakan bahwa mereka akan berdiri bersamanya untuk melindungi hak-haknya.