(Taiwan, ROC) Petugas penjaga keamanan laut dan pantai (coastguard) kemarin (31/7) menyampaikan, pukul 09:00 pagi (31/7) mendapat laporan kasus kapal penangkap ikan berbendera Taiwan “Shengrongcai no.36”, kapal tersebut bertabrakan tanpa sengaja dengan kapal nelayan RRT “Minhuiyu 1486” di perairan 42,5 mil laut dari Qimei, Penghu. Kapal "Shengrongcai 36" pada bagian haluan kapal, kabin, palka (ruang kargo) bagian kanan sebagian mengalami kerusakan, kondisi tetap aman dan 1 awak kapal Filipina mengalami luka-luka. Petugas penjaga keamanan laut dan pantai setelah menerima laporan segera mengutus kapal patroli Yungkang dan kapal patroli 10087 dan 3519 ke lokasi dan menindaklanjuti.
Coastguard menyampaikan, kapal patroli Yungkang pukul 11:00 tiba di perairan lokasi yang dilaporkan, setelah mendapati kapal "Shengrongcai 36" dan kapal “Minhuiyu 1486” langsung meminta kapal berhenti dan pihaknya akan melakukan pemeriksaan, kapal “Minhuiyu 1486” menolak untuk berhenti, memperlaju kecepatan bergerak mengarah ke Daratan Tiongkok. Kapal patroli Yungkang melepaskan meriam air untuk menghentikan kapal tersebut, dan kapal patroli 10087 mengejar, kapal patroli 3519 membantu mengantar nelayan yang mengalami luka-luka ke rumah sakit Magong di Penghu.
Sekitar sore pukul 13:00, kapal patroli RRT 14085 yang berada di barat laut Qimei (10 mil laut sebelah barat garis tengah selat Taiwan) mencegat kapal “Minhuiyu 1486” dan melakukan pemeriksaan, kapal patroli Yungkang melalui radio melaporkan situasi kepada petugas patroli RRT, selanjutnya pihak coastguard mengumpulkan data-data kejadian disampaikan kepada Dewan Urusan Daratan Tiongkok dan Ditjen Perikanan untuk menindaklanjuti pembahasan kompensasi.
Petugas penjaga keamanan laut dan pantai menyampaikan, “Shengrongcai 36" dikawal oleh kapal patroli tim Penghu dan Tainan menuju ke Pelabuhan Xingda, Kaohsiung; kapal patroli Yungkang terus berpatroli. Ditjen Perikanan menekankan, pihaknya akan berlanjut mengupayakan hak nelayan, menerapkan perlindungan sumber daya perikanan nasional dengan baik dan mengimbau masa pelarangan penangkapan ikan yang diterapkan RRT akan segera berakhir, meminta agar para nelayan memerhatikan keselamatan selama bekerja di laut.