History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Olimpiade Paris / Tarian Terakhir di Panggung Olimpiade Berakhir! Bintang Bulu Tangkis Dunia Asal Taiwan Ini Meneteskan Air Mata: Saya Tahu Saya Tidak Bisa Melakukannya

  • 01 August, 2024
  • 尤繼富
Olimpiade Paris / Tarian Terakhir di Panggung Olimpiade Berakhir! Bintang Bulu Tangkis Dunia Asal Taiwan Ini Meneteskan Air Mata: Saya Tahu Saya Tidak Bisa Melakukannya
Olimpiade Paris / Tarian Terakhir di Panggung Olimpiade Berakhir! Bintang Bulu Tangkis Dunia Asal Taiwan Ini Meneteskan Air Mata: Saya Tahu Saya Tidak Bisa Melakukannya 圖/YAHOO 台灣

(Taiwan, ROC) --- Bintang bulu tangkis dunia asal Taiwan, Tai Tzu-ying (戴資穎), melakoni pertandingan terakhirnya di Olimpiade pada Rabu malam (31/7), dalam babak penyisihan grup tunggal putri. Sayangnya, ia harus mengakui keunggulan lawan tangguh dari Thailand, Ratchanok Intanon, dan gagal melaju ke babak selanjutnya.

Setelah memberi selamat kepada Intanon, Tai Tzu-ying berbalik badan dengan mata berkaca-kaca. Dalam wawancara pasca pertandingan, ia tak kuasa membendung air matanya.

"Sebelum berangkat, semua orang menyemangati saya, mengatakan bahwa saya bisa menjadi juara. Tapi saya tahu saya tidak bisa melakukannya," ujarnya lirih.

Namun, ia kembali menegaskan, "Mereka semua tidak pernah menyerah pada saya, jadi saya tidak boleh menyerah pada diri saya sendiri!"

巴黎奧運羽球戴資穎無緣晉級(2) (圖)

Setelah memberi selamat kepada Intanon, Tai Tzu-ying berbalik badan dengan mata berkaca-kaca. 圖/YAHOONEWS

Pertandingan berlangsung sengit. Pada set pertama, Tai Tzu-ying berjuang keras untuk mempertahankan poin-poin kritis, bahkan rela terjatuh demi mengembalikan kok.

Namun, ia harus merelakan set pertama jatuh ke tangan Intanon. Memasuki set kedua, Intanon yang tampil lebih prima terus mendominasi permainan dengan kontrol yang baik.

Tai Tzu-ying akhirnya kalah dengan skor 19-21 dan 15-21. Dengan demikian, perjalanan sang bintang di panggung Olimpiade pun berakhir.

"Ini bukan hasil yang saya inginkan, tapi... mungkin sudah tidak ada kesempatan lagi. Saya harap lawan saya bisa bermain baik di pertandingan selanjutnya," ungkap Tai Tzu-ying dengan mata sembab dan suara bergetar.

Ia mengaku hasil ini sudah diprediksinya. "Saya tahu bisa bertanding saja sudah merupakan hal yang luar biasa. Awalnya, saya pikir saya tidak akan bisa bermain sama sekali," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Intanon mengetahui cederanya dan ikut sedih atas kekalahannya.

巴黎奧運》戴資穎不敵伊瑟儂含淚結束奧運最後一舞- 體育- 中時

Tai Tzu-ying mengaku hasil ini sudah diprediksinya. 圖/YAHOOTAIWAN

Tai Tzu-ying mengatakan bahwa pertandingan ini adalah penampilan terbaiknya dalam beberapa waktu terakhir. "Sayang sekali cedera saya belum pulih sepenuhnya. Meskipun seluruh stadion bersorak untuk saya, saya menyesal tidak bisa menampilkan performa terbaik."

Tak kuasa menahan emosinya, Tai Tzu-ying pun menangis. "Sebelum berangkat, semua orang menyemangati saya, mengatakan bahwa saya bisa menjadi juara. Tapi saya tahu saya tidak bisa melakukannya. Saya sangat berterima kasih kepada tim yang selalu mendukung saya. Mereka semua lebih optimis daripada saya, mereka tidak pernah menyerah pada saya, jadi saya tidak boleh menyerah pada diri saya sendiri!"

Komentar

Terbarumore