(Taiwan, ROC) -- Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) Taiwan bulan lalu mengumumkan peluncuran TPASS versi 2.0, yakni tiket jangka pendek yang berlaku selama 14 hari. Menteri MOTC, Li Meng-yen (李孟諺) pada hari ini (31/7) mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada kota Kaohsiung, Taichung, dan Yilang yang menunjukkan kesediaannya untuk turut bergabung. Tetapi rincian program, termasuk harga, masih dalam tahap diskusi.
Biro Jalan Raya, MOTC menambahkan bahwa beberapa kota/kabupaten telah secara awal menyatakan rencananya untuk uji coba tiket jangka pendek, tetapi modifikasi sistem, aturan, anggaran, dan jadwal masih perlu dibahas lebih lanjut. Mereka akan bekerja sama dengan pihak kota/kabupaten terkait dan juga pelaku usaha, untuk meluncurkan uji coba TPASS 2.0 sebelum akhir tahun ini.
Selain itu, terkait dengan rencana penyesuaian harga tiket Kereta Api Taiwan (TRA), Li Meng-yen (李孟諺) mengatakan bahwa harga tiket TRA belum disesuaikan selama 29 tahun dan memang lebih murah ketimbang moda transportasi umum lainnya, sehingga perlu disesuaikan. “Namun, setelah rencana dari TRA keluar, MOTC dan Yuan Eksekutif akan mempertimbangkannya secara menyeluruh, apakah akan mengikuti model Taiwan Power Company, yaitu sebagian tidak mengalami kenaikan penuh atau sebagian disesuaikan, dan bagian yang kurang akan dibantu oleh pemerintah dengan subsidi.”