(Taiwan, ROC) --- Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan di Kabupaten Changhua, menewaskan tiga orang dan menyebabkan duka mendalam bagi warga sekitar.
Tragedi ini terjadi pada Selasa pagi hari (30/7), sekitar pukul 6 pagi, di sebuah bengkel yang terletak di samping Rumah Sakit Cho di Zhongshan Road, Kota Beidou.
Menurut seorang saksi mata yang sedang berolahraga pagi, kepulan asap tebal terlihat pertama kali membumbung tinggi dari bangunan bengkel tersebut, disusul dengan kobaran api yang dengan cepat menjalar ke toko sepeda motor di sebelahnya.
Api dengan cepat membesar dan melahap kedua bangunan karena banyaknya bahan mudah terbakar seperti bensin dan oli yang tersimpan di dalam bengkel. Apalagi di bengkel tersebut juga terdapat sekitar 30 hingga 40 sepeda motor dan sepeda listrik.
圖/今周刊
Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Changhua segera mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran dan 34 petugas pemadam kebakaran dari Beidou, Yuanlin, dan unit lainnya ke lokasi kejadian.
Namun, kobaran api telah melahap seluruh bangunan bengkel dan toko sepeda motor yang terhubung dengan asrama pekerja migran. Situasi semakin genting karena beberapa orang terjebak di dalam asrama.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 7 pagi, tetapi ketiga bangunan tersebut sudah hangus terbakar.
Dinas Pemadam Kebakaran menyatakan bahwa dari enam orang yang berhasil dievakuasi, dua laki-laki dan satu perempuan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian karena tidak bernapas dan tidak memiliki detak jantung.
Ketiga korban meninggal dunia tersebut diidentifikasi sebagai seorang pria bermarga Yan (顏姓) berusia 58 tahun, pria bermarga Huang (黃姓), dan seorang wanita yang identitasnya belum diketahui.
Tiga orang lainnya menderita luka bakar, lecet, dan menghirup asap. Mereka saat ini dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil, tetapi masih memerlukan perawatan dan observasi lebih lanjut.
圖/LINETIODAY
Pemilik bangunan mengatakan bahwa dia menyewakan kamar kepada lebih dari 10 pekerja migran, sedangkan ruang di lantai bawah digunakan oleh penyewa untuk menyimpan sepeda motor listrik mereka.
Dia sangat terpukul karena semua hartanya hangus terbakar dalam musibah ini. Terkait salah satu korban meninggal dunia, pria bermarga Yan, pemilik bangunan mengatakan bahwa Yan baru saja pindah beberapa bulan yang lalu dan menurut informasi dari teman sekamarnya, Yan mengalami depresi, ketidakstabilan emosi, dan kondisi kesehatan yang buruk. Yan juga diketahui memiliki kebiasaan merokok.
Tim forensik dari Dinas Pemadam Kebakaran saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan Yan.