(Taiwan, ROC) --- Spons cuci piring adalah barang yang wajib ada di setiap dapur. Desainnya yang umum adalah salah satu sisinya berupa serat abrasif berwarna hijau, sedangkan sisi lainnya berupa spons berwarna kuning.
Banyak orang yang salah mengira bahwa kedua sisi tersebut dapat digunakan untuk membersihkan peralatan makan.
Perusahaan 3M baru-baru ini mengungkapkan dalam acara televisi Jepang "月曜から夜ふかし" bahwa tujuan sebenarnya dari bagian spons kuning bukanlah untuk membersihkan, melainkan untuk membantu sabun cuci piring berbusa.
圖/PEXELS
Cabang 3M di Jepang menunjukkan bahwa sisi spons kuning sebagian besar terbuat dari poliuretan dengan pori-pori halus di permukaannya, sehingga efektivitas membersihkannya tidak sebaik sisi serat abrasif.
Jika spons digunakan untuk menggosok peralatan makan, sering kali kotoran sulit dibersihkan karena daya bersihnya yang kurang.
Tujuan desain spons adalah untuk dibasahi terlebih dahulu saat mencuci piring, kemudian diberi sabun cuci piring dan digosok untuk menghasilkan busa. Dengan begitu, saat membersihkan menggunakan sisi serat abrasif, kotoran dapat dihilangkan dengan lebih efektif.
Selain itu, perusahaan 3M menekankan bahwa karena jumlah bakteri yang terakumulasi pada spons cuci piring setelah 28 hari penggunaan dapat melebihi jumlah bakteri pada sikat toilet, disarankan untuk menggantinya setiap bulan, atau memilih spons cuci piring dengan formula antibakteri untuk mengurangi bau dan pertumbuhan bakteri.

圖/PEXELS
Meskipun fungsi utama bagian spons adalah untuk membantu pembentukan busa, tetapi spons masih dapat berguna saat Anda perlu mencuci peralatan makan yang halus atau peralatan masak anti lengket, dan khawatir akan menggores permukaannya.
Secara keseluruhan, untuk mencapai efektivitas membersihkan yang optimal, sebaiknya gunakan sisi serat abrasif untuk mencuci dalam kondisi normal.