History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ular Bersembunyi di Mesin Cuci! Wanita di Miaoli Digigit Saat Mengambil Pakaian, Kaki Membengkak dan Mati Rasa, Sembilan Hari Dirawat di RS

  • 29 July, 2024
  • 尤繼富
Ular Bersembunyi di Mesin Cuci! Wanita di Miaoli Digigit Saat Mengambil Pakaian, Kaki Membengkak dan Mati Rasa, Sembilan Hari Dirawat di RS
Ular Bersembunyi di Mesin Cuci! Wanita di Miaoli Digigit Saat Mengambil Pakaian, Kaki Membengkak dan Mati Rasa, Sembilan Hari Dirawat di RS 圖/中時新聞網

(Taiwan, ROC) --- Seorang wanita bermarga Wu (吳姓) di Miaoli, Taiwan, baru-baru ini pulang ke rumah orang tua untuk menemani sang ibunda. Keesokan paginya, saat mengeluarkan pakaian dari mesin cuci untuk dijemur, ia tiba-tiba merasakan sengatan tajam di kakinya. Betapa terkejutnya ia mendapati dirinya telah digigit ular.

Anggota keluarga Wu segera menghubungi pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Sang adik sepupu segera melarikan Wu ke Rumah Sakit Tongxiao Guangtian, sementara petugas pemadam kebakaran berhasil menangkap ular kobra yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Pemadam kebakaran Miaoli melaporkan bahwa insiden ini terjadi di wilayah Tongxiao (通霄). Wu sedang berada di kamar mandi, hendak mengambil pakaian yang telah dicuci dari mesin cuci. Dan di saat inilah, ia merasakan sakit yang menusuk di kaki kirinya.

洗衣機內驚嚇一跳「米奇」混進衣堆浸泡泡浴

Gambar hanya ilustrasi 圖/PEXELS

Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa ular yang menggigit adalah seekor kobra. Akibat gigitan tersebut, Wu harus menerima enam dosis antibisa dan dirawat di rumah sakit selama sembilan hari sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Karena Rumah Sakit Tongxiao Guangtian tidak memiliki cairan antibisa, Wu segera dirujuk ke Rumah Sakit Dajia Guangtian. Saat tiba, kaki kirinya sudah membengkak dan mati rasa, tekanan darahnya melonjak, dan lukanya terasa seperti teriris pisau.

Setelah pemeriksaan, dokter memutuskan bahwa tiga dosis antibisa tidak cukup dan segera meminta tambahan tiga dosis lagi, sehingga total enam dosis antibisa kobra disuntikkan.

Pembengkakan yang semula berwarna ungu berubah menjadi merah, tetapi menyebar dari telapak kaki hingga ke seluruh betis kiri, membuatnya tidak dapat berjalan sama sekali.

Dokter terus memberikan antibiotik dan steroid. Setelah sembilan hari dirawat intensif, Wu akhirnya bisa sedikit berjalan dan diperbolehkan pulang. Namun, ia masih mengalami efek samping yang serius.

冷血虐兒|日本男子將3歲幼女丟入洗衣機「放水旋轉」 依謀殺未遂送檢| 星島日報

Gambar hanya ilustrasi 圖/PEXELS

Setelah keluar dari rumah sakit, Wu melalui unggahan di Facebook mengucapkan terima kasih kepada pemadam kebakaran yang telah dengan sigap menangkap ular tersebut, sehingga ia bisa mendapatkan perawatan yang tepat dan menyelamatkan nyawanya.

Pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang jika digigit ular berbisa. Usahakan untuk mengingat ciri-ciri ular tersebut, lepaskan perhiasan untuk menghindari pembengkakan, ikat bagian luka untuk memperlambat penyebaran bisa, dan segera cari pertolongan medis.

Komentar

Terbarumore