(Taiwan, ROC) – Penyanyi legendaris asal Kanada, Celine Dion pada Jumat (26/7) tampil di akhir upacara pembukaan Olimpiade Paris dengan membawakan lagu klasik Prancis, yakni "L'Hymne à l'amour" atau Himne Cinta dari Edith Piaf, memberikan sentuhan akhir yang sempurna pada acara tersebut.
Direktur Artistik untuk Upacara Pembukaan dan Penutupan Olimpiade, Thomas Jolly kepada media Reuters mengemukakan, “Dalam upacara pembukaan, kami memiliki sebuah lagu tentang cinta, yaitu L'Hymne à l'amour. Kami ingin mengakhiri pertunjukan ini dengan lagu tersebut. Rencana awal kami sangat sederhana dan jelas. Kami ingin meminta penyanyi terbaik untuk menyampaikan cinta, dan orang itu adalah Celine Dion.”
“Tentu saja kami ingin mengundangnya untuk tampil dan mengakhiri acara dengan sempurna.”
Celine Dion pada akhit tahun 2022 mengumumkan jikalau dirinya didiagnosis menderita penyakit saraf langka yang disebut Stiff Person Syndrome (SPS), yang menyebabkan kejang otot.
SPS menyebabkan kekakuan pada otot, meningkatkan sensitivitas terhadap suara, sentuhan dan rangsangan emosional, yang dapat memicu kejang. Kondisi ini membuat Celine Dion, yang telah meraih banyak penghargaan Grammy terpaksa untuk membatalkan semua tur konsernya pada tahun lalu dan juga pada tahun ini.