History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Lai Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Kaohsiung dan Mengumumkan Bantuan Pusat Sebesar NT$20.000 per Rumah Tangga yang Terendam Banjir Setinggi 50 cm

  • 26 July, 2024
  • 陳柏萇
Presiden Lai Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Kaohsiung dan Mengumumkan Bantuan Pusat Sebesar NT$20.000 per Rumah Tangga yang Terendam Banjir Setinggi 50 cm
Presiden Lai Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Kaohsiung dan Mengumumkan Bantuan Pusat Sebesar NT$20.000 per Rumah Tangga yang Terendam Banjir Setinggi 50 cm

(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada hari ini (26/7) dilaporkan berkunjung ke wilayah Meinong, Kota Kaohsiung, guna memeriksa kerusakan yang diakibatkan oleh taifun Gaemi. Presiden Lai menyatakan bahwa untuk meringankan beban korban, setiap rumah tangga di seluruh Taiwan yang mengalami banjir dengan ketinggian air lebih dari 50 cm akan menerima bantuan sebesar NT$20.000; Untuk rumah tangga berpenghasilan rendah dengan ketinggian air di bawah 50 cm, akan diberikan bantuan sebesar NT$10.000. Presiden Lai juga menunjukkan bahwa program pengelolaan banjir telah menunjukkan fungsinya, dan ke depannya pemerintah akan mendorong pengelolaan air terpadu, dengan penyesuaian yang sesuai dengan kondisi daerah, guna menghadapi hujan lebat yang sering terjadi akibat perubahan iklim.

Taifun Gaemi membawa curah hujan yang luar biasa dan melanda kawasan Kaohsiung dengan keras, menyebabkan banyak daerah di kota tersebut terendam air. Presiden Lai pada pagi hari ini turun ke wilayah Meinong, Kaohsiung, untuk memeriksa kerusakan akibat banjir dan kerugian di sektor pertanian.

Dirjen Sumber Daya Air (WRA) Taiwan, Lai Jian-xin (賴建信) dalam laporannya menunjukkan bahwa hujan deras yang turun secara terus-menerus kali ini melebihi standar perlindungan sungai dan drainase, dengan akumulasi curah hujan selama 24 jam melebihi 1.400 milimeter, dengan puncaknya mencapai 1.700 milimeter. Rata-rata curah hujan per jam di wilayah kota Kaohsiung mencapai 100 milimeter, ditambah dengan pasang besar tahunan, menyebabkan aliran air di kota melambat, yang menjadi penyebab utama banjir kali ini.

Lai Jian-xin (賴建信) menunjukkan, WRA meluncurkan kebijakan pengendalian banjir lokal pada tahun 2018. Kebijakan ini melibatkan peninggian lahan pertanian di daerah rawan banjir, meningkatkan ketahanan lahan terhadap banjir, dan mengurangi kemungkinan banjir. Selain itu, pengelolaan sungai Meinong juga membantu mengurangi luas daerah yang terendam air secara signifikan. Ke depannya, kemampuan drainase daerah akan terus ditingkatkan.

Walikota Kaohsiung, Chen Chi-mai (陳其邁) juga menyatakan bahwa curah hujan tertinggi dalam satu hari kali ini setara dengan gabungan total curah hukan dalam satu hari dari taifun Morakot pada tahun 2009 dan taifun Fanapi pada tahun 2010. Namun, berkat rencana pengelolaan air yang komprehensif, luas area yang terendam banjir kali ini berkurang, dan air pun dapat surut lebih cepat. Dirinya berharap ke depannya dapat terus menerima dukungan dari pemerintah pusat.

Walikota Chen Chi-mai (陳其邁) juga menunjukkan bahwa untuk membantu warga yang terdampak bencana, pemerintah kota Kaohsiung juga akan memberikan bantuan sebesar NT$15.000 per rumah tangga untuk rumah yang terendam air setinggi 50 cm, dan NT$5.000 untuk rumah tangga berpenghasilan rendah dengan ketinggian air di bawah 50 cm. Dirinya berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan bantuan ini untuk mengurangi beban dan kerugian para korban bencana.

Presiden Lai setelah mendengar laporan singkat, menyatakan bahwa dirinya telah meminta Kementerian Keuangan (MOF), Biro Pajak Nasional, serta unit keuangan pemerintah daerah untuk bekerja sama dan secara aktif membantu masyarakat yang terkena dampak bencana dengan mengurangi beban pajak. Dirinya juga berjanji bahwa pemerintah pusat akan meningkatkan bantuan, yang akan berlaku di seluruh negeri.

Presiden Lai mengungkapkan, taifun Gaemi terjadi bersamaan dengan latihan militer tahunan Han Kuang ke-40. Dirinya segera mengarahkan penyesuaian agar angkatan bersenjata dapat turut berpartisipasi dalam upaya bantuan bencana, dengan harapan meminimalkan kerusakan. Presiden Lai mengucapkan terima kasih kepada militer di zona operasi no.4 yang telah bekerja keras dalam upaya bantuan bencana, dan juga kepada tim pemerintah kota Kaohsiung, Kementerian Ekonomi, WRA, perusahaan listrik dan air Taiwan. Dirinya menyatakan, pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dengan harapan agar kehidupan masyarakat dapat segera kembali normal.

Presiden juga menunjukkan, anggaran pengelolaan air yang telah digelontorkan selama beberapa tahun terakhir tetap berfungsi, dan pengelolaan air terpadu harus terus dilakukan sesuai dengan kondisi daerah untuk menghadapi curah hujan yang terus meningkat akibat perubahan iklim.

Komentar

Terbarumore