(Taiwan, ROC) --- Dampak taifun Gaemi cukup terasa signifikan di sebagian besar wilayah Taiwan.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyampaikan bahwa dikarenakan jalur Taifun Gaemi yang tidak menentu, diperkirakan lingkaran (sirkulasi) badai baru benar-benar meninggalkan pulau Taiwan pada Jumat dini hari tadi (26/7).
Media asing, CNN, menganalisis citra satelit dan menunjukkan bahwa Gaemi terhalang oleh barisan pegunungan Central Mountain Range yang menjadi penghalang alami, sehingga terpantul seperti bola pingpong.
Pusat taifun Gaemi bergerak ke laut di Distrik Xinwu, Taoyuan, pada Kamis dini hari (25/7), dan terus bergerak ke arah barat laut.
圖/三立新聞
Setelah menganalisis citra satelit Taifun Gaemi, presenter cuaca CNN, Derek Van Dam, menjelaskan bahwa barisan pegunungan tinggi Taiwan berperan sebagai penghalang alami, yang menyebabkan Taifun Gaemi berbelok arah.
"Badai ini (Gaemi) berbalik arah keluar dari Taiwan seperti bola pingpong, seolah-olah seluruh pulau sedang membelokkan taifun," tutur Derek Van Dam.
Derek Van Dam kemudian menjabarkan, "Pegunungan di Taiwan yang menjulang tinggi dengan ketinggian lebih dari 12.000 kaki (sekitar 3.657 meter) sedang membelokkan taifun, seperti batu besar yang diletakkan di sungai, air akan mengalir melewatinya. Dalam hal ini, pegunungan inilah yang mengubah aliran udara taifun, menyebabkan taifun berbelok arah."

圖/CWA
Di lain pihak, presenter klimatologi Taiwan, Liu Yu-chi (劉宇其), mengingatkan bahwa lingkaran badai Gaemi saat ini masih menyelimuti wilayah Taiwan. Sistem awan konvektif di sisi selatan berkembang pesat, mengakibatkan hujan lebat di wilayah tengah dan selatan.
Hujan sangat lebat terjadi di wilayah selatan Chiayi, daerah pegunungan Taichung, Nantou, dan Yunlin. Meski intensitas hujan sedikit berkurang setelah Kamis malam hari, tetapi angin barat daya masih akan kencang, dan hujan masih akan terlihat jelas di daerah pegunungan tengah dan selatan.