History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Oxfam: 1% Populasi Terkaya di Dunia Menambah Kekayaannya Sebesar 42 Triliun Dolar AS dalam 10 Tahun Terakhir

  • 25 July, 2024
  • 鄭蕙玲
Oxfam: 1% Populasi Terkaya di Dunia Menambah Kekayaannya Sebesar 42 Triliun Dolar AS dalam 10 Tahun Terakhir
Oxfam: 1% Populasi Terkaya di Dunia Menambah Kekayaannya Sebesar 42 Triliun Dolar AS dalam 10 Tahun Terakhir (foto: Pixabay)

(Taiwan, ROC) – Organisasi Nirlaba Oxfam pada hari ini (25/7) menyatakan bahwa 1% populasi terkaya di dunia telah meningkat sebesar 42 triliun dolar AS dalam sepuluh tahun terakhir. Sementara itu, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan segera digelar di Brasil, dan pajak bagi para miliarder menjadi agenda utama dalam pertemuan tersebut.

Oxfam menambahkan, meskipun ada peningkatan kekayaan yang luar biasa ini, tetapi pajak bagi orang kaya telah turun ke “level terendah dalam sejarah”, dan memperingatkan tentang tingkat ketidaksetaraan yang “mencengangkan”, dengan sebagian besar dunia hanya “berebut remah-remah yang tersisa”.

Brasil telah menjadikan kerja sama internasional dalam mengenakan pajak terhadap para orang kaya sebagai prioritas utamanya selama memegang jabatan sebagai ketua G20. Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara G20 mencakup 80% dari PDB global.

Pada KTT yang diadakan di Rio de Janeiro minggu ini, para menteri keuangan G20 diharapkan dapat membuat kemajuan dalam meningkatkan pajak terhadap para miliarder dan mencegah penghindaran pajak oleh para miliarder tersebut.

Inisiatif ini melibatkan penetapan metode untuk mengenakan pajak kepada para miliarder dan individu berpenghasilan tinggi lainnya.

Usulan ini akan diperdebatkan dengan sengit pada pertemuan puncak yang diadakan pada tanggal 25 & 26 Juli. Prancis, Spanyol, Afrika Selatan, Kolombia, dan Uni Afrika turut mendukungnya, tetapi Amerika Serikat menentangnya dengan tegas.

Oxfam menyebutnya sebagai “uji coba nyata bagi pemerintah G20”, serta mendesak mereka untuk mengenakan pajak kekayaan bersih tahunan setidaknya sebesar 8% pada “kekayaan ekstrim” para miliarder.

Penanggung Jawab Ketidaksetaraan Kebijakan Oxfam, Max Lawson menuturkan, “Dorongan untuk mengenakan pajak pada para miliarder tidak dapat disangkal.”

Max Lawson mengatakan, “Apakah mereka memiliki kemauan politik untuk menerapkan standar global yang menempatkan kebutuhan mayoritas di atas keserakahan segelintir elit?”.

Oxfam menyatakan bahwa angka 42 triliun dolar AS hampir 36 kali lipat dari kekayaan yang dimiliki oleh setengah populasi termiskin di dunia.

Oxfam mencatat bahwa meskipun demikian, para miliarder di seluruh dunia “membayar pajak kurang dari 0,5% dari kekayaan mereka.”

Oxfam juga menunjukkan bahwa hampir empar per lima miliarder dunia tinggal di negara-negara G20.

Komentar

Terbarumore