History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Tingkat Tinggi IPAC 30 Juli Digelar di Taipei, Mencatat Rekor Skala Delegasi Terbesa

  • 25 July, 2024
  • 鄭蕙玲
Pertemuan Tingkat Tinggi IPAC 30 Juli Digelar di Taipei, Mencatat Rekor Skala Delegasi Terbesa
Pertemuan Tingkat Tinggi IPAC 30 Juli Digelar di Taipei (foto: @ipacglobal)

(Taiwan, ROC) Pertemuan tingkat tinggi yang bergabung dalam Inter-Parliamentary Aliance on China (IPAC) akan berlangsung di Taipei pada tanggal 30 Juli mendatang, melibatkan 50 anggota kongres dan parlemen Eropa (European Parliament) dari 25 negara, ini menjadi kunjungan delegasi dengan skala terbesar sepanjang sejarah.

Sikap IPAC sangat tegas terhadap pemerintah Beijing, saat ini telah beranggotakan hampir 250 orang yang berasal dari 35 negara, menjadi penghubung parlemen lintas negara dengan puncak pertemuan tahunan dimulai sejak tahun 2021 secara berturut-turut diadakan di Roma, Washington dan Praha, pertemuan tahun ini mengambil lokasi di Taipei.

Dua hari yang lalu(23/7) IPAC menyampaikan, anggota parlemen dari berbagai negara ikut serta dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut dijadwalkan tiba di Taiwan pada tanggal 28 Juli, serangkaian pertemuan dengan pejabat pemerintah Taiwan tingkat tinggi pada tanggal 29 Juli dan keesokan harinya ikut serta dalam pertemuan tingkat tinggi, pada sore hari yang sama akan menggelar konferensi pers.

Menurut yang direncanakan, dalam pertemuan ini akan memutuskan langkah spesifik yang diambil oleh anggota IPAC dalam menghadapi RRT. Fokus isu yang dibahas adalah situasi selat Taiwan, selain anggota parlemen dari berbagai negara, juga hadir pejabat pemerintah Taiwan dan pakar internasional.

Pertemuan ini menitikberatkan pada keamanan teknologi. IPAC menunjuk, ratusan akun email yang terkait dengan IPAC telah diserang oleh kelompok peretas yang didukung oleh Kementerian Keamanan RRT, APT31.

Anggota IPAC dan wakil presiden Parlemen Eropa, Pina Picierno mengatakan bahwa konflik partisan dan kekerasan politik kian hari kian meningkat, hal ini menandai kehadiran IPAC semakin dibutuhkan. IPAC menciptakan ruang konsensus bagi lintas partai, isu-isu pembahasan melampaui batas partai dan geografis serta memastikan Taiwan menjadi salah satu bagian dalam isu pembahasan.

Anggota parlemen Partai Konservatif Inggris, Tom Tugendhat baru-baru ini bergabung dengan IPAC. Beliau pernah menjabat sebagai Wamenlu urusan keamanan nasional untuk periode September 2022 hingga Juli tahun ini, dan menjabat sebagai Ketua Komite Urusan Luar Negeri House of Commons sejak Juli 2017.

Setelah Partai Konservatif kalah dalam pemilihan parlemen Inggris pada awal bulan ini dan menjadi partai oposisi dalam pemerintahan Inggris, kemudian Tom Tugendhat ditunjuk menjadi menteri bayangan (shadow minister) urusan keamanan nasional di bawah pimpinan PM Rishi Sunak.

Tom Tugendhat bersikap “kontra RRT” dan bersahabat dengan Taiwan, seorang pejabat yang moderat dalam spektrum politik dan menyatukan kekuatan yang berbeda dalam partai. Pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif dijadwalkan akan dimulai pada bulan September, dan mulai menjabat pada awal November.

Hari Selasa ini (23/7) Tom Tugendhat mengatakan, “sekarang adalah momen penting untuk mendukung Taiwan”, pertemuan tingkat tinggi dari delegasi lintas partai menunjukkan sikap mereka sangat mementingkan stabilitas selat Taiwan.

Komentar

Terbarumore