History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sebelum Menyapu Taiwan, Taifun Gaemi Telah Mengakibatkan Bencana di Filipina, 12 Tewas dan Memaksa 600 Ribu Warga Filipina Mengungsi

  • 25 July, 2024
  • 尤繼富
Sebelum Menyapu Taiwan, Taifun Gaemi Telah Mengakibatkan Bencana di Filipina, 12 Tewas dan Memaksa 600 Ribu Warga Filipina Mengungsi
Sebelum Menyapu Taiwan, Taifun Gaemi Telah Mengakibatkan Bencana di Filipina, 12 Tewas dan Memaksa 600 Ribu Warga Filipina Mengungsi 圖/REUTERS

(Taiwan, ROC) --- Meskipun tidak langsung mendarat di Filipina, tetapi taifun Gaemi telah meningkatkan curah hujan di wilayah utara negara tersebut, menyebabkan banjir besar di ibu kota Manila, memicu tanah longsor di daerah pegunungan, dan menewaskan sedikitnya 12 orang, serta memaksa 600.000 lainnya mengungsi.

Dilansir dari media AFP dan Associated Press, hujan lebat mengubah jalanan di Manila yang padat penduduk menjadi sungai, mendorong pihak berwenang untuk mengerahkan tim penyelamat di berbagai penjuru kota untuk membantu evakuasi warga di daerah dataran rendah.

Warga terlihat mengarungi air keruh setinggi paha dengan payung yang terbuka (terbalik) atau menggunakan perahu kecil dan troli belanja untuk berpindah tempat.

Karena banjir yang diakibatkan oleh hujan berkepanjangan, warga Filipina berpindah dengan menggunakan perahu kecil. 圖/REUTERS

Kantor pemerintahan dan sekolah ditutup, sementara lebih dari 70 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan karena cuaca buruk.

"Banyak daerah yang terendam banjir, jadi kami mengerahkan tim penyelamat di seluruh kota. Ada banyak permintaan bantuan dari warga," kata seorang pejabat tanggap bencana di pinggiran Manila kepada AFP.

Taifun Gaemi, yang dikenal sebagai Taifun Carina di Filipina, menyebabkan sedikitnya 12 tanah longsor dan banjir dalam lima hari terakhir, menewaskan sedikitnya delapan orang, dan memaksa 600.000 orang mengungsi, termasuk 35.000 orang yang mencari perlindungan di tempat evakuasi.

Jumlah korban tewas meningkat menjadi 12 jiwa setelah tim penyelamat pada Selasa pagi menemukan jenazah seorang wanita hamil dan tiga anaknya yang berusia antara 9 hingga 15 tahun di sebuah gubuk desa yang tertimbun tanah longsor di kota Agoncillo, Provinsi Batangas.

"Saya telah menginstruksikan semua lembaga terkait untuk memberikan bantuan darurat kepada semua orang yang terkena dampak Taifun Carina dan angin monsun barat daya yang semakin kuat," kata Presiden Ferdinand Marcos Jr. dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X.

Komentar

Terbarumore