(Taiwan, ROC) Pengaruh taifun Gaemi, kapal pesiar COSTA SERENA untuk perjalanan ke Okinawa berakhir lebih awal dan berhenti di pelabuhan Kaohsiung pagi ini. Biro Maritim dan Pelabuhan Kementerian Transportasi menyampaikan, ada 167 penumpang marah dan tidak bersedia turun kapal, pihak kapal pesiar COSTA berjanji akan menjalani negosiasi dalam kurun waktu 2 minggu, para penumpang baru bersedia untuk turun kapal.
Biro Maritim dan Pelabuhan Kementerian Transportasi membeberkan kepada media, COSTA SERENA lebih awal mengakhiri perjalanan karena pengaruh taifun dan merapat di pelabuhan Kaohsiung, lebih dari ratusan penumpang tidak menyetujui kompensasi dan tidak mau turun kapal. Biro Maritim dan Pelabuhan pukul 11:00 hari Rabu ini (24/7) membawa petugas perlindungan konsumen, polisi pelabuhan dan komisi dari Ditjen Pariwisata naik ke kapal pesiar SERENA dan bernegosiasi dengan penumpang.
Biro Maritim dan Pelabuhan menjelaskan, awalnya pihak kapal pesiar menyebut bersedia hanya menarik biaya perjalanan untuk 4 hari saja, dan meretur dengan voucher belanja senilai US$ 100, setelah merapat di pelabuhan sebagian penumpang dijemput dengan shuttle bus, akan tetapi ada 167 penumpang tidak puas dengan kompensasi yang diberikan kapal dan tidak bersedia turun kapal.
Penumpang menuntut, pengembalian biaya perjalanan sebesar 50%, rencana kompensasi yang disebutkan pihak kapal tidak berubah, ditambah dengan subsidi ongkos perjalanan pulang penumpang, serta dalam waktu 2 minggu pihak kapal mengadakan negosiasi dengan 13 agen perjalanan. Biro Maritim dan Pelabuhan menambahkan, pihaknya bersama Ditjen Pariwisata akan memonitor negosiasi yang berlangsung untuk menjamin hak konsumen.
Kapal pesiar COSTA Serena yang membawa 3.389 orang semula direncanakan perjalanan 22-25 Juli, berangkat dari pelabuhan Keelung ke Ishigaki Naha, Jepang dan kembali ke pelabuhan Keelung, dikarenakan taifun Gaemi, perjalanan diperpendek menjadi 4 hari, titik kembali berubah menjadi pelabuhan Kaohsiung.

(foto: CNA)