(Taiwan, ROC) -- Yayasan Bantuan Hukum (Legal Aid Foundation) Taiwan hari ini (23/7) mengelar jamuan minum teh ucapan teriam kasih untuk merayakan hari jadinya ke-20 yang dihadiri oleh Wakil Presiden Hsiao Bi-khim.
Yayasan Bantuan Hukum yang resmi berjalan sejak 1 Juli 2004 untuk menerima pengajuan bantuan hukum dari masyarakat, terdapat 22 cabang dan pusat layanan bantuan hukum suku penduduk adat di seluruh Taiwan untuk saat ini, keberadaannya untuk memberikan “konsultasi hukum” dan “pengajuan bantuan pengacara” serta lainnya. Yayasan Bantuan Hukum hari ini mengelar jamuan teh ucapan terima kasih sekaligus merayakan hari jadi ke-20, Direktur Yayasan, Chen Be-yue menyampaikan, sejak berdirinya yayasan bantuan hukum ini hingga sekarang telah memberikan pelayanan konsultasi hukum sebanyak 1,35 juta kasus, menengahi dan menyelesaikan serta lainnya sekitar 746 ribu kasus, yayasan ini memainkan peranan untuk memberikan ketenangan hati dan meredakan rasa sakit masyarakat serta menjaga keadilan.
Hadir dalam jamuan teh Yayasan Bantuan Hukum ini, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim mengemukakan, masyrakat ekonomi lemah sering kali merasa ragu dan tidak berdaya dalam mengahdapi besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk proses hukum. Yayasan Bantuan Hukum didirikan atas dukungan dan dana dari pemerintah yang memungkinkan mereka untuk memiliki saluran dalam mencari bantuan. Yayasan ini mengintegrasikan seluruh sumber daya negara yang ada, sehingga dapat memberikan layanan bantuan hukum dengan lengkap dan berkualitas. Selama 20 tahun sejak berdirinya, yayasan ini telah memberikan banyak bantuan pada masyarakat dan juga menjaga keadilan.
Wakil Presiden juga mengungkit bahwa Presiden Lai Ching-te juga sangat memperhatikan masalah reformasi keadilan, tidak saja pada masa kampanye pemilu maupun sekarang, bahkan dalam pidato pengangkatan sebagai presiden juga menyampaikan bahwa ia akan terus menjalankan berbagai reformasi baik di bidang pendidikan, peradilan dan keadilan transisi. Hsiao Bi-khim percaya asalkan semua bersama-sama berupaya maka supremasi hukum Taiwan pasti akan menjadi contoh bagi masyarakat dunia.